Pasal Saling Plotot, Heri Bunuh Imin

Pasal Saling Plotot, Heri Bunuh Imin
Salah satu adegan pelaku menikam korban

PALEMBANG – Cuma masalah sepele saling plotot, nyawa Muhaimi alias Imin (34) harus melayang. Imin tewas di tangan Heri Setia Wardoyo alias Heri (30), warga Jalan Pangeran Sido Inglautan, Lorong Kedukan, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang.

Heri menghabisi tetangganya itu dengan 8 tusukan pisau, mulai dari dada kanan dan kiri, belikat kiri 2 tusukan, 3 tusukan di punggung, dan satu tusukan lag di betis kaki kiri. Terungkapnya cara Heri membunuh Imin tersebut dalam reka ulang yang digelar penyidik Polsek IB II Palembang, kemarin, pukul 09.30 WIB.

Adegan pertama diawali dari tersangka melintas di depan di rumah korban. Secara kebetulan tersangka bertemu dengan korban. Lalu terjadi kontak mata atau saling tatap antara keduanya.

Spontan korban langsung menegur tersangka. “Nak ngapo kau,” ujar korban ketika itu. Lalu dijawab tersangka, “Ngapo”. Adegan dilanjutkan ribut mulut semakin hebat, di mana keduanya tidak bisa saling mengalah atau mengendalikan amarah. Adegan kedelapan, dengan cepat korban mengacungkan pistol yang diselipkan di pinggangnya. Rupaya tersangka juga sudah siap. Tersangka , langsung mengeluarkan pisau.

Adegan dilanjutkan dengan perkelahian antara korban dan tersangka. Tersangka buru-buru maju memegang tangan korban yang mengacungkan pistol. Adegan puncak, seketika itu pisau dihujamkan berkali-kali ke tubuh korban secara membabi buta. Tak pelak, korban pun jatuh tersungkur, namun sempat berusaha bangun untuk melepaskan tembakan. Tapi dengan cepat tersangka kabur.
Warga sekitar segera melarikan ke RS AK Gani. Namun nyawanya tidak tertolong lagi hingga meninggal dunia. Jelang tengah malamnya, tersangka Heri diringkus di kawasan Sekip Palembang.

“Tidak ada masalah saya sama dia (Imin). Waktu saya tidak sengaja menatap, dia langsung melotot. Terus dia keluarkan senpi mau nembak saya, jadi aku duluan serang pakai pisau. Saya minta maaf yang sebesar-besar sama keluarga korban atas kejadian ini. Tidak tahu kalau korban ini akan meninggal,’’ ujar tersangka.

Kapolsek Ilir Barat II Kompol Milwan SH didampingi Ipda Ledi SH, reka ulang untuk memperjelas kejadian merengut nyawa korban Muhaimin alias Imim dan melengkapi berkas untuk diajukan ke jaksa.

“Dari hasil reka ulang saat ini, pasal kita tujukan terhadap tersangka 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 7 tahun pidana penjara,” tegas Kapolsek. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply