Pasal Utang, Tewas Dikeroyok

Pasal Utang, Tewas Dikeroyok
Posted by:
INDRALAYA – Diduga pasal utang piutang seorang pedagang bernama Soleh alias Etet (43), warga Lk 2 Kelurahan Tanjung Raja  Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir tewas dikeroyok, Minggu (30/09) sekitar pukul 22.00 WIB.

Peristiwa terjadi di Dusun 2 Desa Kota Daro 1 Kecamatan Rantau Panjang.Lelaki malang itu tewas akibat menderita luka tusuk 17 liang yang bersarang di punggung 11 liang, dan kepala luka bacok  4  liang, luka tusuk di pangkal leher kiri 1 liang, luka tusuk di pinggang kanan 1 liang  dan meninggal dunia di perjalanan menuju ke RSUD Kayuagung.

Tersangka diketahui berinisial Wes alias Kesi (40) dan anaknya Wir (20) beralamat di Desa Kota Daro 1 Dusun 2 Rt 03  Kecamatan Rantau Panjang  Kabupaten Ogan Ilir. Hingga kemarin sore kedua tersangka masih melarikan diri.

Petugas Polsek Tanjung Raja yang masih memburu kedua tersangka meminta kepada keduanya segera menyerahkan diri.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan yang menewaskan korban. Menurut kapolres, sebelum kejadian itu korban M. Soleh als Etet, sedang berada dilokasi hajatan perkawinan di Desa Kota Daro 1 Kecamatan Rantau Panjang. Tiba-tiba datang tersangka Wiran Suarta menemui korban M. Soleh ala Etet dengan tujuan untuk menagih utang sewa tanah sawah milik orang tuanya.

Ketika ditagih utang, korban belum mempunyai uang  untuk membayar  sewa tanah tersebut. Lalu terjadi selisih paham, sehingga menyebabkan korban M. Soleh Als Etet emosi dengan menggunakan tangan mendorong tubuh tersangka Wiran Suarta hingga terjadi keributan.

Kemudian datang orang tua kandung tersangka Wir yang bernama Wes als Kesi langsung menikam tubuh korban M. Soleh  dengan Pisau dari arah belakang.  Bersamaan dengan itu  juga tersangka Wiran  Suarta  yang sudah membawa 1 bilah  parang membacok tubuh korban dengan parang,  sehingga menyebabkan korban M Soleh terjatuh  ke tanah.

Saat itulah tersangka Wes menikamkan pisaunya ke tubuh korban M. Soleh secara berulang dan tersangka Wiran Suarta membacokan parangnya ke tubuh korban secara berulang, hingga tewas. s

Setelah korban sudah tidak  bergerak lagi, tersangka anak beranak itu  melarikan diri dan korban dibawa ke RSUD Kayuagung.

Dari tempat kejadian, polisi mengamankan barang bukti 1 buah topi merk Rebok, 1 buah  sandal,  1 buah sarung parang yang terbuat dari kertas kardus, 1 lembar baju milik korban M Soleh warna merah bintik putih dan  celana jeans warna biru. (din)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses