Pasar Pangkalan Balai Heboh Penculik, Tenyata….

Pasar Pangkalan Balai Heboh Penculik, Tenyata….
Posted by:
BANYUASIN – Makin santernya isu penculikan anak yang beredar di media sosial, sangat berpengaruh pada masyarakat.

Seperti yang terjadi Senin (29/10) kemarin, pengunjung Pasar Pangkalan Balai dihebohkan dengan ditangkapnya seorang wanita muda, yang diduga sebagai pelaku penculikan.

Pasalnya, wanita muda yang diketahui bernama Siti Aisyah (20) warga 15 Ulu Palembang ini memperlihatkan gelagat yang sangat mencurigakan.

Teringat dengan kabar yang beredar di media sosial terkait berkeliarannya pelaku penculikan, warga beramai-ramai mengamankan diduga pelaku penculikan.

Beruntung, di dekat lokasi, ada anggota Bhabinkamtibmas dan kemudian dibawa ke Kantor Pengelolaan Pasar Pangkalan Balai. Usai kemudian, dibawa ke Kantor Dinas Sosial Banyuasin untuk dimintai keterangan.

Namun, perilaku wanita muda ini yang mencurigakan, muncul spekulasi jika dia mengalami gangguan kejiwaan. Sayang, dari hasil pengecekan seorang dokter yang didatangkan Dinsos Banyuasin, kondisi kejiwaan pelaku normal.

“Kalau secara fisik, termasuk hasil diagnosa, dia sehat. Tekanan darahnya dalam keadaan normal yaitu 120/80 mmkg dan konsentrasi biasa seperti orang normal,” jelas dr Trisna Sari, kepada wartawan, Senin(29/10).

Terpisah Kapolsek Pangkalan Balai, Iptu Bayu Agustian SIk menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Banyuasin khususnya warga Kecamatan Banyuasin III, agar tidak mudah terprovokasi atas isu yang berkembang, baik di tengah masyarakat maupun di media sosial. memang ada Babinkamtibnas Pangkalan Balai bersama kepala Pasar Pangkalan Balai membawa seorang wanita yang cukup meresahkan masyarakat seperti isu yang ada selama ini terutama di media sosial, Facebook dan instagram.

“Ya, itu untuk sementara hanya isu dan dugaan sementara namun sejauh ini kita belum bisa membuktikan kalau dia itu sebagai penculik anak yang ditakutkan selama ini. Untuk sementara masih didalami,” terangnya.

Namun setelah diinterogasi, diduga wanita itu mengalami gangguan jiwa.

“Oleh sebab itu, karena belum adanya laporan korban, maupun bukti yang menguatkan dia seorang penculik anak-anak, melalui Banbinkamtibmas kita serahkan ke Dinas Sosial untuk mengambil tindakan lebih lanjut dan belum bisa dipastikan sebagai penculikan anak,” bebernya.

Lanjut Iptu Bayu, dirinya  mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati terhadap segala kemungkinan, kapolsek  ini juga menghimbau agar masyarakat jangan mudah percaya serta mengambil tindakan mengenai kabar yang belum jelas kebenarannya.

“Saya harap masyarakat jangan terlalu khawatir kepada cerita-cerita yang ada. Menjaga anak itu sudah kewajiban orang tua, jadi menanggapi wanita tersebut kita serahkan saja pada pemerintah langkah apa yang nanti akan mereka ambil. Apakah dipulangkan atau dikirim ke rumah sakit jiwa untuk cek kesehatan, semuanya kita serahkan kepada mereka,” tutupnya.

Sementara itu, Siti Aisyah, yang diduga penculik anak, saat di bincangi wartawan mengaku bahwa dirinya datang ke Kabupaten Banyuasin diantar oleh seorang pria  bernama Yanto dengan mengendarai sepeda motor  yang merupakan teman dia.

“Yanto yang membawa saya kesini, kalau alamat saya dari RT 33,15 ulu, nama saya Siti Aisyah Nisa Syabian. Saya keluar rumah mencari keluarga karena kepala saya pusing,” jelasnya sembari tersenyum.(lin)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses