Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara

Pasrah Divonis 15 Tahun Penjara
Kurniawan Alias Wawan saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Klas IA Khusus Palembang, Kamis (21/7). Foto: Poetra Palembang Pos
Posted by:

RIVAI – Bandar narkoba jenis sabu divonis 15 tahun penjara. Sang Bandar atas nama Kurniawan yang tanpa pikir panjang langsung menyatakan menerima vonis hakim tersebut. Walaupun pasrah menerima vonis namun terdakwa sedikit bernafas lega. Lantaran ia terbebas dari hukuman mati.

Ini terungkap dalam persidangan kasus kepemilikan narkoba jenis sabu sabu seberat 197,43 gram senilai Rp 170 jutra itu, di Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Palembang, Kamis (21/7).

Sebelumnya, dalam ruang persidangan, terdakwa yang duduk dikursi pesakitan, nampak tertunduk dan hanya sesekali saja mengangkat wajahnya saat mendengarkan vonis hakim yang menjeratnya dengan pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No 35/ 2009, tentang narkotika.
Ketika ditanya sikapnya atas putusan hakim, terdakwa langsung menyatakan menerima. “Saya terima Pak,” ujarnya kepada majelis hakim yang diketuai Deson Toga Torup.

Hukuman terhadap terdakwa Wawan lebih rendah dari vonis yang dijatuhkan majelis hakim Purwadi,  terhadap M Sabir alias Kiyay,  meskipun kedua terdakwa dalam kasus yang sama namun berkas terpisah. Dimana terdakwa M Sabir alias Kiyay divonis selama 17 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 1 miliar subsider tiga bulan penjara.

Sementara itu, saat ditemui JPU Kejati Sumsel, Kastam SH, seusai persidangan mengatakan bahwa pihaknya menerima putusan majelis hakim.“Kami itu kalau putusan hakim melebihi 2/3 tuntutan maka kami akan banding, sedangkan tadikan belum mencapai 2/3, jadi kami menerima,” jelas Kastam.

Disinggung terkait adanya pebedaan vonis antara Kurniawan alias Wawan dengan M Sabir alias Kiyai, dengan santainya Kastam mengatakan, jangankan hakim, dalam persaudaraan juga pemikirannya tidak sama.

“Kan masing-masing mempunyai pemikiran yang berbeda beda,” ujar Kastam. Diketahui dalam persidangan sebelumnya pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU No 35/ 2009, tentang narkotika. Dengan tuntutan pidana penjara selama 17 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara.

Terungkap di persidangan, terdakwa Wawan, didakwa telah melakukan pemukatan jahat, tanpa hak melawan hukum, menjadi perantara dalam jual beli, menjual, membeli, menerima, menyediakan narkotika golongan I jenis sabu seberat 197,43 gram senilai Rp 170 juta.(vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses