Pedagang Berharap Kios Pasar Satelit Cepat Difungsikan

Pedagang Berharap Kios Pasar Satelit Cepat Difungsikan
Bangunan Pasar Satelit di Kota Lubuklinggau dengan dana APBN, yang diharapkan pedagang segera difungsikan, Selasa (6/2). Foto maryati Palembang Pos
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Sejumlah pedagang menunggu, bangunan kios di Pasar Satelit, kembali difungsikan. Pasalnya kios pasar yang sempat dibongkar dan dibangun kembali dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2016/2017 dari kementerian perdagangan tersebut belum juga difungsikan. “Sekarang belum jelas, informasinya nunggu pilkada selesai,” demikian diungkapkan Andi, salah satu pedagang di Pasar Satelit , Senin (5/2). Padahal menurut Andi, bangunan/kios tersebut sudah lama selesai dibangun. Bahkan cat gedung juga sudah mulai luntur dan beberapa bagian atap/dak sudah bocor.

Selain itu, bangunan pasar tersebut juga kerap dimanfaatan gelandangan dan anak jalanan (anjal) untuk menghisap lem dan bermalam disana. “Dulu malah digunakan orang untuk PS,” ujar Andi. Ditambahkan Andi, selaku pedagang pihaknya tentu mengharapkan bangunan tersebut segerah difungsikan kembali. Karena sejak bangunan lama dibongkar, para pedagang disana terpaksa mengontrak toko di seputar kawasan itu.“Kontrak toko dari tahun ke tahun naik terus, pertama setahun antara Rp 15 juta sampai Rp 17 juta, sekarang mau naik lagi sampai Rp 20 jutaan,”jelas Andi.Padahal sebelumnya, bangunan Pasar Satelit yang lama dibongkar para pedagang hanya membayar retribusi Rp 100 perbulan.

“Kalau lama menunggu kami bisa gulung tikar,” ujar Andi. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Lubuklinggau, Hendi Budiono menyatakan, pihaknya belum mengetahui apa permasalahan/kendala yang menyebabkan bangunan kios Pasar Setelit belum juga difungsikan. Untuk itu, pihaknya akan mengundang Kepala Dinas Perdagangan dan Perindusrian (Kadisdagrin), membahas hal itu di komisi II. “Secara pribadi, saya berharap pasar itu segerah difungsikan dan memprioritaskan pedagang yang lama,” ujar Hendi.

Dia menambahkan, janghn sampai kios tersebut justru dikuasai oknum tertentu. Sebaliknya pedagang hanya menyewa kepada oknum tersebut. “Kalau seperti itu tujuan pembangunan pasar untuk membantu pedagang kecil tidak akan terwujud,” kata Hendi.Sementara itu, Kadisdagrin Kota Lubuklinggau, H M Hidayat Zaini, dikonfirmasi di kantornya Selasa (6/2), menjelaskan, sebelum bangunan Pasar Satelit itu difungsikan kembali, terlebih dahulu akan dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) dahulu. Karena perda yang lama sudah tidak relevan lagi dengan kondisi sekarang.“Jadi akan dibuatkan aturan yang mengikat bagi mereka (pedagang),” kata Hidayat. Karena lanjut Hidayat, jika tidak disosialisasikan dikhawatirkan para pedagang mengaggap bangunan itu menjadi milik mereka. Akibatnya bisa saja diperjual belikan. Padahal bangunan itu milik pemerintah. “Hal ini perlu disosialisasikan kepada mereka,” jelas Hidayat. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses