Pelajar Berbondong-bondong Mengumpulkan Sumbangan

Pelajar Berbondong-bondong Mengumpulkan Sumbangan
Beberapa dari anggota osis SMAN 5 Palembang sedang menggalang dana sumbangan sukarela kepada siswanya untuk warga pidie jaya Aceh. Foto Rangga/Palembang Pos selasa
Posted by:

PALEMBANG – Gempa yang terjadi di kota Pidie Jaya Aceh 7 Desember lalu, menjadikan para pelajar berbondong-bondong mengumpulkan sumbangan. Pasalnya para pelajar yang ada di kota Palembang prihatin dengan para pelajar yang ada di kota Aceh.
Dari pantauan, terlihat anggota Osis dari SMAN 5 Palembang berinisiatif melakukan aksi solidaritas peduli Aceh dengan bermodalkan kotak kardus. Mereka meminta sumbangan sukarela ke tiap-tiap kelas yang ada di kawasan SMAN 5 Palembang, Selasa (13/12).

Usai ditemui di sela-sela aksi pedulinya, Wakil 1 ketua Osis SMA N 5 Palembang Yudha Bakti mengatakan aksi kepedulian ini merupakan murni saran dari seluruh siswa. Dengan melihat bencana yang terjadi di kota Pidie Jaya Aceh membuat semuanya ikut prihatin dan ingin membantu. “Aksi ini adalah bentuk rasa kepedulian kami khususnya para pelajar kota Palembang terhadap saudara yang tertimpa bencana di sana. Siswa bisa memberikan bantuan berupa uang dan pakaian,” katanya.

Rencana kegiatan sumbangan sukarela mulai dari 13-20 Desember nanti, setelah terkumpul semua uang dan pakaian lalu diserahkan ke pihak Dinas Sosial di kota Palembang. “Harapan kita, semua pelajar se-kota Palembang bisa menggelar kegiatan yang sama. Terutama dengan memberikan bantuan bagi masyarakat aceh yang terkena bencana gempa,” ungkapnya.

Sementara, Kepala SMAN 5 Palembang, Sumin Ichsan mengatakan pihaknya mendukung akan kepedulian siswa dengan kegiatan aksi sumbangan ini. Menurutnya, apa yang dilakukan siswa sebagai bentuk penanaman rasa suka menolong antar siswa dan solidaritas. “Karakrer inilah yang selalu kita berikan kepada seluruh siswa. Kita berharap apa yang dikumpulkan siswanya bisa bermanfaat kepada warga dan pelajar yang ada di kota Aceh,” ujarnya.

Hal yang sama dilakukan di tempat lain, para siswa/i MAN 1 Palembang sengaja meluangkan waktu belajarnya untuk melakukan doa bersama demi keselamatan kota Aceh. Saat ditemui usia melakukan aksi doa bersama di Masjid Al-Hasanah Sabtu (10/11) kemarin, Kepala MAN 1 Palembang Buchari SAg mengatakan dalam keprihatinan melihat korban bencana yang berada di aceh Gempa berskala 6,5 Sk yang mengakibatkan gedung-gedung sekolah yang berada di kota Aceh hancur lebur sehingga memakan banyak korban. “Tentunya hal ini membuat orang merasa simpati pada korban bencana gempa bumi tersebut. hal itupun membuat warga besar MAN 1 ikut prihatin atas musibah tersebut, dengan mengajak seluruh siswa/i, kita pun melakukan aksi do’a bersama walau tak bisa membantu langsung ke lokasi,” katanya.
Diadakan do’a bersama dengan hikmat serta ikhlas dalam melafaskannya. “Sesama muslim maupun sesama negara harus membantunya baik secara material maupun non material, kemudian saya juga sangat berharap agar korban yang masih belum ditemukan oleh tim sar dapat ditemukan,” ungkapnya.

Khusus kepada keluarga yang tertimpa musibah dapat tabah dan sabar serta yang meninggal dunia ditempatkan ditempat yang baik disisi Allah SWT karena semua ini merupakan ujian dari Allah SWT, “Mari kita sama-sama berdoa mudah mudahan saudara kita yang berada di Aceh saat ini bisa diberi kesabaran serta kekuatan oleh Allah SWT atas musibah yang menimpa ini,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses