Pelajar STIKES jadi Bintang Film

Pelajar STIKES jadi Bintang Film
STIKES Muhammadiyah Palembang melakukan pemilihan bintang film Meniti Dua Puluh Hari. Foto Rangga/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Palembang melakukan audisi mencari bakat mencari bintang film “meniti dua puluh hari” di aula STIKES, Rabu, (6/4). Film meniti dua puluh hari yang akan diperani oleh Dude Harlino diproduksi oleh LSBO Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM).

Sebanyak 1200 mahasiswa dari lima program studi hanya 40 mahasiswi berhasil dijaring. Demi mencari pemeran wanita yang akan menjadi lawan akting bintang sinetron RCTI itu, sengaja dicari dari kalangan mahasiswi di lingkungan Muhammadiyah.

Sutradara meniti dua puluh hari dari LSBO-PPM Aris Mus mengatakan cerita tentang kisah remaja yang tentunya dibalut dengan unsur Islami memang memerlukan mahasiswi agar film menjadi natural. Pihaknya sengaja turun langsung ke Palembang mencari bibit baru dari mahasiswi yang ada di lingkungan perserikatan Muhammadiyah. “Ada 40 mahasiswi disini kita casting untuk film ini. Kita memang ada film sendiri milik pimpinan pusat muhammadiyah yakni LSBO. Film ini juga menggunakan artis papan atas dan dikombinasikan dengan mahasiswi disini,” katanya.

Kendati film masih muatan lokal tetapi tidak menutup kemungkinan film tersebut akan dilempar ke layar lebar. Lantaran penggarapan film dilakukan pihaknya secara maksimal. “Kita sangat konsen dan serius menggarap ini. Makanya untuk pemainnya kita sengaja datang langsung dari pusat ke Palembang untuk lakukan casting,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua STIKES Muhammadiyah Palembang Sri Yuliani mengatakan, sangat senang mahasiswanya terpilih menjadi calon pemeran utama dalam film tersebut. Ia juga yakin kualitas mahasiswi mampu menjadi magnet dalam film itu nantinya. “Selain tempat kita seluruh Muhammadiyah di wilayah Indonesia juga melakukan casting. Tetapi kami optimis kita ambil peran tersebut,” katanya.

Sebanyak 1200 mahasiswa dari lima program studi hanya 40 mahasiswi berhasil dijaring. “Kami disini ada organisasi UKM seni, artinya jika ada bakat terpendam para mahasiswa dapat menyalurkan bakat di UKM Seni,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses