Pelaku Pembunuh Diterjang Pelor

Pelaku Pembunuh Diterjang Pelor
Posted by:

PALEMBANG – Mengaku hanya ingin memberi peringatan, Eko Yuliansyah (20) nekad menikam sekali pinggang kirinya lawannya Sandy Afrizal (38). Tapi siapa sangka akibat tindakan Eko, nyawa Sandy akhirnya melayang. Eko merupakan warga Jalan Dr M Isa, Lorong Bendung Jaya, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, sempat kabur tidak sampai 24 jam berhasil dibekuk.
Namun karena berusaha kabur dengan sembunyi di semak belukar daerah rawa-rawa di daerah Talang Keramat, bahkan sekujur badan Eko juga penuh luka goresan rumput tajam merah dan kehitaman. Tetapi tetap bisa ditangkap, hingga terjangan timah panas 2 butir mendarat di kaki kirinya.
Informasi yang dihimpun, tindak pembunuhan dilakukan tersangka Eko, dilatari kekesalannya terhadap tersangka kerap mencelanya. “Bongok kau, kapan aku ketemu dia, dia (korban) ngomong ngapo jingok-jingok, sambil nunjukin lading pak,” ungkap Eko sambil menahan pedihnya terjangan peluru.
“Sering dia mengejek, jadi kemarin sore aku datengi. Sekali saja aku tusuk di pinggang kiri, tidak ada niat membunuh cuman memperingati. Tidak tahu meninggal, nah malam waktu digrebek itu aku baru tahu dia meninggal,” timpal Eko kepada Palembang Pos.
Kejadian itu sekitar pyukul 16.30 WIB, Rabu tanggal 05 September 2018, di Jalan Dr M Isa, Pempek Kinoy, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II. Diketahui korban Sandy Afrizal, warga Jalan Dr M Isa, Gang Murni, RT 13/04, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II.
Bermula sore itu, korban tengah duduk di jok motor yang diparkirkan di warung pempek. Korban yang tengah asyik ngobrol dengan penjual pempek di sana, datang tersangka Eko, tanpa banyak cincong lagi, langsung menusukan sebilah pisau ke pinggang kiri di bawah ketiak, dengan sebilah pisau.
Usai menikam pelaku langsung kabur, tidak disangka akibat tikaman membuat korban terkapar. Sempat dilarikan ke rumah sakit RS RK Charitas tetapi dalam perjalanan meninggal dunia. Kapolsek IT 2 Kompol Milwani SH didampingi Kanitreskrim, Ipda Novel SH menegaskan telah meringkus tersangka pembunuhan yang tidak sampai dengan 24 jam. “Sore kejadian malamnya kita tankap pelakunya. Motifnya pelaku ini sakit hari sering dicela oleh korban,” ungkap Kapolsek. “Atas tindakannya itu tersangka dijerat pasal 340 Kuhp jo 351 ayat 3 Kuhp, dengan ancaman diatas 15 tahun pidana penjara,” tukas Milwani. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses