Pemain Mogok Latihan

Pemain Mogok Latihan
Posted by:

Palembang-Pemain Sriwijaya FC tidak muncul dalam dua sesi latihan terakhir Sriwijaya FC. Hanya ada tim pelatih dan official yang ada selama sesi latihan berlangsung.
Sesi latihan pertama di stadion Atletik Jakabaring Sport City (JSC), Senin (04/06/18) malam. Kemudian sesi latihan di lapangan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (05/06/18) sore. Hanya pelatih dan official yang muncul, sementara seluruh pemain kompak tidak hadir.
Saat latihan malam, para ofisial dan pelatih telah hadir di lapangan dan melakukan persiapan sejak pukul 20.30 WIB. Namun ditunggu hingga pukul 21.15 WIB, para pemain tak juga muncul. Saat latihan sore pukul 16.00 WIB, pun demikian, pemain tidak muncul hingga waktu sesi latihan berakhir.
Saat disambangi ke wisma atlet, tempat menginap pemain Sriwijaya, terpantau para pemain beraktivitas di dalam kamar. Tak ada sama sekali persiapan untuk latihan seperti biasanya. Desas desusnya para pemain resah lantaran belum menerima gaji dalam dua bulan terakhir.
Dikonfirmasi sebelumnya Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan mengatakan, sebarusnya Selasa malam para pemain sudah berlatih seperti biasa usai diliburkan satu hari setelah melakoni pertandingan kontra Persela Lamongan, Sabtu (02/06/18). RD pun merasa kaget mengetahui pemain tak ada yang muncul ke lapangan untuk menjalani latihan.
RD menegaskan, dirinya tak mau berspekulasi apakah kejadian ini dikarenakan kesengajaan atau ada miskomunikasi dengan pemain. “Saya tidak tahu apa (penyebab pemain tidak latihan),” jelasnya.
Media Officer Sriwijaya FC Muhammad Moeslim mencoba mengklarifikasi kejadian tersebut. “Memang malam ini seharusnya latihan, tapi ada miskomunikasi soal pemberitahuan jadwal latihan kepada pemain. Apalagi Coach RD sedang berada di luar kota, jadi pemain mengira tidak ada jadwal latihan,” terangnya.
Isu terlambatnya gaji pemain di Klub Sriwijaya FC diamini oleh Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Yani Arsyad, Selasa (05/06/18). “Benar memang gaji pemain terlambat, tapi 20 hari,” kata Yani.
Yani membantah jika ada yang menyebutkan gaji pemain belum dibayarkan sebulan atau dua bulan. Ia menegaskan bahwa gaji terlambat masih dalam hitungan hari. “Bukan sebulan (terlambat), 20 hari. Kalaupun ada satu atau dua bulan mungkin DP (Down Payment) pemain lama,” terangnya.

Yani menjelaskan bahwa terlambatnya gaji pemain ini karena sponsor yang belum mencairkan dananya untuk membayar hak pemain. “Sponsor belum ada yang cair. Bulan ini segera dicairkan karena ini tinggal masalah administrasi dan ini sedang di follow up,” ungkapnya.
Yani menegaskan bahwa hak pemain pasti diselesaikan dalam waktu dekat. Apalagi sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. “Kita usahakan (sebelum lebaran). Kalau gaji pelatih, nanti saya cek,” timpalnya (kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses