Pemalak Mengaku Polisi, Tawarkan Jasa Pengawalan

Pemalak Mengaku Polisi,  Tawarkan Jasa Pengawalan
Tersangka Ari Anggara saat diperiksa intensif petugas Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur, Rabu (30/3). Foto Prabu Palembang Pos
Posted by:

PRABUMULIH – Aparat Polsek Prabumulih Timur, berhasil meringkus seorang kawanan pelaku pemalakan terhadap sopir truk yang kerap melintas di Kota Prabumulih. Pelaku dimaksud, Ari Anggara (25), warga Jalan Sunda Kelapa Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih.
Pria bertubuh tegap yang kerap mengaku anggota Polri dalam menjalankan aksinya ini diringkus, dikawasan Simpang Tugu Air Mancur Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, Rabu (30/03) sekitar pukul 05.00 WIB.
Selain mengamankan tersangka, petugas berhasil mendapatkan barang bukti (bb) berupa 1 buah dompet berisi uang tunai Rp85 ribu, 1 unit handphone dan 1 unit motor RX King tanpa nomor polisi yang kerap digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya serta 3 buah batu ukuran sedang yang digunakan pelaku melempar mobil korban.
Informasi berhasil dihimpun, penangkapan terhadap pelaku pemalakan dengan modus mengaku sebagai anggota polisi dan menawarkan jasa pengawalan ini bermula dari laporan salah satu korbannya, Ujang paris (40), warga Desa Muara Maung Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat.
Dalam laporannya, korban mengaku, saat dalam perjalanan dari arah Palembang menuju Muara Enim tepatnya simpang tugu air mancur pelaku mencoba menghadang mobilnya. Ketika itu, pria yang tak memiliki pekerjaan ini mengaku sebagai polisi dan menawarkan jasa pengawalan dengan meminta imbalan.
Karena tak memiliki uang, korban lalu menolak tawaran tersebut dan memilih melanjutkan perjalanan. Melihat mangsanya pergi, korban menjadi kesal lalu membuntuti dengan mengendarai motor RX King. Lalu pria yang berstatus duda anak 1 ini berteriak “Berhenti”, namun perintah tersbeut sama sekali tak digubris korban.
Kesal dengan korban, pelaku lalu melempar batu kearah pintu kiri hingga membuat korban ketakutan dan memacu mobilnya lebih kencang hingga sampai di Mapolsek Prabumulih Timur. Saat pelaku tak lagi mengejar korban melaporkan kejadiannya yang menimpanya ke SPK Polsek Prabumulih Timur.
Menindaklanjuti itu, petugas langsung mengejar pelaku hingga akhirnya petugas mendapati korban tengah nongkrong dikawasan Tugu Air mancur. Tak menyia-nyiakan waktu, petugas langsung menyanggongi pelaku namun kedatangan petugas diketahui tersangka dan berusaha kabur.
Namun langkahnya berhasil dihentikan, motor yang ditunggangi tersangka diterjang oleh salah satu petugas hingga terbalik dan petugas langsung membekuk pria tamatan SMA ini. Dihadapan petugas, Ari membantah telah melakukan pemalakan dan mengaku sebagai polisi.
“Aku Cuma nawarkan jasa pengawalan, aku idak meras apo lagi sampai ngaku polisi. Hari ini baru 3 mobil yang aku kawal, sikok mobil biso dapat Rp20 ribu sampai Rp50 ribu,” ungkapnya seraya mengatakan dalam beraksi dirinya berdua bersama Anang (buron).
Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk melalui Kapolsek, AKP Sugeng Pranoto didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Rikiyanto Atmaja, membenarkan penangkapan itu. “pelaku mengaku sebagai anggota polisi, menurut laporan korban pelaku juga melakukan pemerasan. Maka dari itu, tersangka kita jerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan,” pungkasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses