Pemprov Usul Fly Over Simpang Bandara

Pemprov Usul Fly Over Simpang Bandara
Posted by:

Rivai, Palembang Pos.-
Tingginya frekuensi jumlah kendaraan, jika tidak dibarengi dengan  pembuatan jalan baru membuat kota Palembang diprediksi mengalami puncak kemacetan pada 2019 mendatang. Oleh sebab itu, Dinas PU Bina Marga (BM) selain menggagas dua jembatan baru, yakni Jembatan Musi 4 dan Musi 6, juga mengusulkan fly over di simpang empat Bandara SMB II.
Plt Kepala Dinas PU Bina Marga, Rizal Abdullah mengatakan, pembangunan dua jembatan yakni musi 4 dan musi 6 merupakan  solusi untuk menekan laju tumbuhnya arus lintas yang semakin tinggi.
“Ini merupakan hasil dari penelitian dari sejumlah pihak. Semakin padatnya arus lalu lintas, tentunya berimbas pada kemacetan. Kita khawatirkan, jika tetap dibiarkan pada 2019 kendaraan semakin padat. Ini juga didukung dengan adanya program mobil murah,” ujarnya.
Dia menambahkan, penambahan fly over di Simpang Bandara juga perlu dilakukan. Pasalnya, volume kendaraan juga semakin padat dilokasi ini. “Semua masih kita kaji, apakah underpass atau fly over,” kata dia.
Menurutnya, titik kemacetan terparah terjadi di Simpang Empat Charitas. Kendati demikian, untuk membangun jembatan atau underpass, sangat tidak memungkinkan mengingat lokasi serta kontur jalan.
“Jika tetap memaksakan diri untuk membangun underpass, tentu akan beresiko banjir dan runtuh, mengingat dataran tersebut lebih rendah dari Sungai Musi,” beber Rizal.
Untuk pembangunan fly over di simpang Charitas, lanjut Rizal, pembebasan lahan harus diperhatikan. Pasalnya, banyak bangunan bersejarah serta aset-aset penting berdiri disana. “Sebut saja, RS RK Charitas, Hotel Swarna Dwipa serta Bank Indonesia. Sulit kita untuk mengambil resiko serta menempuh solusi itu,” ucapnya.
Untuk pengerjaan fly over di Simpang Empat Jakabaring dan Underpass Simpang Patal, Rizal memastikan mampu mengurai kemacetan yang saat ini masih menjadi problem utama kota Palembang.
Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) III Wilayah Sumatera, Tasripin mengaku, pembangunan fly over atau underpass di Simpang Empat Bandara tersebut masih harus melalui sejumlah kajian dan koordinasi. Kendati demikian, dia menilai pembangunan jembatan baru saat ini memang mendesak. “Kita juga masih melihat dananya juga, mengingat sumbernya juga berasal dari APBN,” pungkasnya. (ati)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses