Pemuda Harus Mampu Bersaing

Pemuda Harus Mampu Bersaing
Di sela aktifitas sebagai Bupati Lahat, Aswari mengisi kesibukan memperbaiki sendiri mobil kesayangan.
Posted by:

LAHAT – Sulitnya mencari pekerjaan di daerah, tak sedikit pemuda pemudi Kabupaten Lahat, memilih meninggalkan tanah kelahiran, dengan mencoba keberuntungan di Pulau Jawa.

Namun, tidak sedikit pula yang harus pulang kampung tanpa hasil. Padahal peluang usaha terbuka lebar di Bumi Seganti Setungguan, mulai dari sektor pertanian, perbengkelan, perdagangan, dan lain sebagainya.

Pernahkah kita berpikir untuk berwirausaha?atau hanya membuang waktu untuk menunggu pekerjaan ada? Di zaman sekarang mencari pekerjaan sudah semakin sulit, padatnya penduduk dan minimnya lapangan pekerjaan di negeri ini membuat semakin sulitnya mencari pekerjaan.

Sehingga Bupati Lahat, H Aswari Riva’i SE mengajak pemuda pemudi Kabupaten Lahat untuk berwirausaha dan berpikir untuk menciptakan lapangan kerja.

Menurutnya, modal utama berwirausaha niat yang kuat dan semangat untuk maju. Lelaki yang berlatar belakang seorang pengusaha ini mengajak menanamkan jiwa kewirausahaan.

Jangan hanya fokus menjadi pekerja, melainkan ciptakanlah lapangan kerja. “Kita adalah generasi penerus bangsa. Kita penentu masa depan Indonesia, mari kita bangun negeri ini menjadi negeri yang maju dan sejahtera, mari memulai berwirausaha, mari kita ciptakan lapangan kerja,” imbau Bupati Lahat yang menjabat periode kedua ini.

Aswari berpesan, agar generasi muda Kabupaten Lahat melangkahkan kaki untuk memulai, jangan takut akan kegagalan dan yakin dengan kemampuan yang dimiliki.

Sebab niat dan keyakinan adalah kekuatan yang akan mewujudkan mimpi menjadi kenyataan. Sebelum dipercaya masyarakat Kabupaten Lahat, sosok Aswari merupakan seorang pengusaha batu. Melalui tangan dinginnya itulah, dia mampu mengola batu dari aliran Sungai Lematang bernilai ekonomis.

“Saya alami sendiri, dari bukan siapa-siapa saya ini,” ungkap lelaki hobi dunia otomotif ini. Jatuh bangun pun sudah dilalui Kak Wari.

Dengan semangat tak pernah pudar, Kak Wari mampu lewati. Apalagi wirausaha tidak hanya menjadi seorang pengusaha saja. Namun jiwa kewirausahaan harus dimiliki juga di sektor sosial, pemerintahan dan sebagainya.

Karena dengan adanya jiwa entrepreneur saya yakin korupsi akan hilang. Dan masalah sosial seperti kemiskinan dan sebagainya akan bisa teratasi.

Atas pengalamannya memimpin Kabupaten Lahat, pula keberhasilan dicapai. Awal memimpin Kabupaten Lahat tahun 2008 lalu, APBD Kabupaten Lahat hanya Rp 700 miliar.

Namun dengan Aswari yang memiliki jiwa entrepreneurship, APBD Kabupaten Lahat saat ini tembus Rp 2 triliun. “Jika kita bisa memupuk jiwa kewirausahaan dari dini, maka kita akan lebih maju,” tegasnya.

Indonesia akan menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN, yang jika kita tidak pintar, maka kita hanya  menjadi pasar. Disinilah diperlukan jiwa kewirausahaan yang kuat, di segala sektor. Baik pengusahanya, pemerintahannya dan yang lainnya, jiwa kewirausahaan mutlak diperlukan.

Kak Wari bercerita, era tahun 1980 an, pemikirannya sama dengan bayak pemuda lain Kabupaten Lahat, yang memiliki meninggalkan tanah kelahiran, demi mencari pekerjaan ke ibukota Jakarta.

Namun, apa yang diharapkan tidak sesuai harapan, hingga akhir 1980, dirinya memutuskan pulang kampung. Dengan modal seadanya, dia yakin mampu menghasilkan uang.

Ternyata semangatnya yang luar biasa, berbuah manis. Kak Wari dikenal sebagai seorang pengusaha yang sukses di Kabupaten Lahat. Berwirausaha saat ini, ungkapnya, jauh lebih berpeluang, dengan modal yang banyak tersedia.

“Banyak pihak ketiga yang siap menyediakan modal sekarang ini. Tinggal bagaimana semangat dan kemauan saja. Saya sudah alami itu, mengejar emas di negeri orang. Mari kita bangun Lahat yang mandiri, kuat dan tangguh, mulai dari diri kita sendiri,” imbaunya. (rif/prw)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses