Pencuri Mobil Kepergok Saat Beraksi di Kampus Unsri Bukit

Pencuri Mobil Kepergok Saat Beraksi di Kampus Unsri Bukit
Tersangka Krisna Bayu Kuncara, yang nyaris dimassa, setelah kepergok hendak mencuri mobil mahasiswa Unsri. Foto Rangga/Palembang Pos
Posted by:

ILIR BARAT I – Salah seorang pencuri mobil terkena batunya. Ketika sedang beraksi, yakni mencongkel mobil mahasiswa Unsri, tersangka ditangkap satpam, dan mahasiswa, hingga nyaris dimassa. Adalah Krisna Bayu Kuncara (24), warga Kelurahan Sidakersa, Kecamatan Kayuagung, OKI, tersangka dimaksud.
Krisna diamankan Jumat (11/03), pukul 10.00 WIB, di parkiran Kampus Unsri Bukit Besar, Kecamatan Ilir Barat (IB) I. Selanjutnya, Krisna beserta barang bukti digelandang ke Mapolsekta IB I. Informasinya, siang itu, Krisna dan temannya Aji Saputra (DPO), datang dari Kayuagung, OKI, dengan mobil Toyota Avanza merah Nopol BG 1647 NT, menuju Unsri.
Di Kampus Unsri, mereka memarkirkan mobil di samping mobil Honda City hitam Nopol BG 888 MD milik M Al Akbar (19), salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsri.
Selanjutnya, pelaku Aji langsung mencongkel pintu mobil di bagian sopir menggunakan obeng yang sudah disiapkan. Setelah berhasil membuka pintu mobil, pelaku langsung menguras isi dalam mobil, yaitu laptop merek Sony, dan dompet warna merah.
Namun nahasnya, gelagat mereka berdua sudah dilihat petugas keamanan Unsri. Setelah dipergoki dan diteriaki maling, kedua pelaku panik. Mengetahui hal tersebut, pelaku Aji langsung melarikan diri. Sedangkan Krisna Bayu yang berada di mobil, tak sempat kabur, dan akhirnya dibekuk satpam Unsri.
Mengetahui ada aksi kejahatan di lingkungan Unsri, mahasiswa dan warga sekitar geram. Bahkan, Krisna Bayu nyaris menjadi amukan massa yang melihat aksi pelaku. Beruntung, pihak keamanan Unsri, langsung cepat menyerahkan tersangka Krisna beserta barang bukti ke Mapolsekta IB I.
“Saya disuruh Aji tunggu di dalam mobil Pak, dia (Aji) yang mencongkel mobil milik mahasiswa di sana. Setelah berhasil mencongkel, dia langsung menyerahkan barang hasil curiannya kepada saya, dan langsung kabur saat diteriaki oleh satpam,” ujar Krisna Bayu yang merupakan sopir travel di daerah OKI ini saat diamankan di Mapolsekta IB I.
Di tempat sama, korban yaitu M Al Akbar (19), warga Jalan Colombus, Komplek Grand Garden, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni menuturkan, dirinya baru mengetahui kejadian tersebut dari satpam Unsri. “Untunglah Pak ado satpam Unsri yang lihat kejadian itu. Kalu idak itu, pacak bae mobil aku diambeknyo jugo,” ujarnya.
Kapolsekta IB I Kompol God P Sinaga, melalui Kanit Reskrim Iptu Yahya Roni mengatakan, jika saat itu pihaknya mendapat laporan dari salah seorang satpam di Unsri, jika telah mengamankan pelaku pencongkelan mobil. Mendapat laporan itu, pihaknya langsung terjun ke TKP, dan membawa pelaku ke Mapolsekta IB I.
Dari tersangka disita barang bukti laptop merek Sony, dompet warna merah, obeng, dan mobil Toyota Avanza Nopol BG 1647 NT milik pelaku. “Pelaku kini sudah kita bawa beserta barang bukti. Saat ini kita dalami dulu pemeriksaan terhadap pelaku dan memburu pelaku lainnya (Aji,red),” katanya.

#Rumah Dibobol
Sementara itu, warga Lingkungan XI, Kelurahan Bumi Agung, Kecamatan Muaradua, OKU Selatan, Jumat (11/3), digegerkan dengan aksi pencurian di siang bolong. Rumah milik Eva yang sedang ditinggal bekerja, dibobol maling melalui pintu dapur dengan cara mendongkel terali besi.
Akibat kejadian diperkirakan berlangsung dari pukul 09.00 – 11 WIB itu, korban kehilangan laptop merk Asus, Hp Nokia, dan dua Hp merk Samsung, dengan total kerugian Rp 5 juta. Menurut Eva sudah dua kali ini dirinya menjadi korban kemalingan. Yang pertama helem miliknya hilang dicuri orang tak dikenal, dan sekarang malah rumahnya dibobol maling. 
“Saat kejadian rumah memang lagi dalam keadaan kosong, karena saya tinggal untuk bekerja di Puskesmas Muaradua, dan mengantar anak saya ke sekolah,” tuturnya. Dikatakan Eva, diketahuinya aksi pencurian itu sendiri bermula ketika usai bekerja dan mengantar anaknya sekolah, dirinya yang tiba di rumah sekitar pukul 11.00 WIB, langsung kaget tatkala melihat pintu jendela telah terbuka dan teralinya sudah lepas.
“Saya pastikan ada maling masuk rumah saya, sebab ketika saya pulang ke rumah lalu membuka pintu dan setelah berjalan menuju ke dapur saya kaget kok pintunya terbuka dan teralinya juga sudah lepas,” terangnya.
Setelah mengetahui rumahnya kemalingan, sambung Eva, dirinya langsung mengecek keadaan isi rumah, dimana seluruh lemari dan kasur yang ada di tiap kamar rumah ternyata sudah diacak-acak oleh maling. “Waktu saya cek yang hilang adalah laptop merk Asus dan dua Hp. Kalau perhiasan dan uang memang tidak ada,” terang Eva.
Kapolres OKU Selatan AKBP Satrio Wibowo SIk, melalui Kapolsek Muaradua Iptu Arfanol Amri SH membenarkan adanya kejadian pembobolan rumah itu. Hal ini diketahui setelah pemilik rumah atas nama Eva melaporkan kejadiannya kepada petugas.
“Setelah ada laporan, kita langsung cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah kita periksa, jendela pintu bagian dapur di dongkel beserta teralinya menggunakan parang pemilik rumah, karena parangnya kita temukan di dalam kamar. Kasus ini sendiri saat ini masih dalam penyelidikan,” ungkap Arfanol.

#Motor Wartawan Digondol Pencuri
Sementara itu, malang dialami Aan Wahyudi (27). Wartawan media online yang bertugas di Palembang ini, kehilangan motor jenis Yamaha V-ixion warna hitam Nopol BG 2971 YM. Motornya digondol pencuri saat parkir di depan kosannya, di Jalan Kapten Anwar Sastro, Lorong HM Toyib, Kecamatan IB I, Kamis (10/3), sekitar pukul 09.00 WIB.
Aan melaporkan kejadian menimpanya ke SPKT Polresta Palembang, Jumat (11/3), sekitar pukul 11.30 WIB. Kepada petugas pengaduan, Aan menuturkan saat itu dia sedang membuat berita di dalam kamar kos. Saat dia akan menggunakan untuk liputan, ternyata motor tersebut sudah tidak ada lagi di tempat parkir.
“Memang suasana tempat kos saya sedang sepi pada pagi itu. Suara motor keluar tidak terdengar. Sewaktu mau liputan, ternyata motor saya sudah hilang,” ujar Aan. Aan menuturkan, sewaktu parkir, motor dalam keadaan stang terkunci, namun tidak menggunakan kunci cadangan.
“Soalnya di kosan belum pernah terjadi kehilangan, dan baru kali ini terjadi. Mudah-mudahan polisi cepat melacak keberadaan motor saya itu,” harapnya. Laporan dengan tanda bukti nomor LP/B-656/III/Resta Sumsel, kini telah dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti. “Laporannya sudah diterima untuk kita selidiki keberadaan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede SIk. (cw02/roi/res/vot)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses