Penentu dari Bangku Cadangan

Penentu dari Bangku Cadangan
Posted by:

JANEIRO – Setiap pemain sepakbola selalu ingin bermain sebagai starter (pemain utama) dalam tiap pertandingan. Tapi terkadang justru pemain pengganti bisa menjadi penentu sebuah pertandingan. Dalam babak final Piala Dunia 2014 dini hari tadi, Mario Gotze yang datang dari bangku cadangan akhirnya menjadi penentu kemenangan.
Mario Gotze merasa bangga bisa menghantar Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014, dengan mengalahkan Argentina di laga final. Gol tunggal dari pemain Bayern Munich tersebut di babak kedua waktu tambahan membawa pasukan Der Panzer unggul 1-0 dan memastikan diri meraih gelar juara dunia mereka yang keempat di Brasil.
“Setiap pemain yang ada di tim kami pantas untuk dikenang kontribusinya dan kami sangat bangga berhasil memenangkan trofi ini,” tutur Gotze pada reporter. Gotze membuat enam penampilan di Piala Dunia, dan total mencetak tak kurang dari dua gol.
Keputusan pelatih Jerman, Joachim Low, memasukkan Mario Gotze berbuah tepat. Gol tunggal Gotze ke gawang Argentina pada extra time mengantarkan Jerman meraih kemenangan 1-0 di Maracana, dini hari tadi dan menjuarai Piala Dunia 2014.
Gol heroik Gotze tercipta ketika pertandingan seperti akan berlanjut hingga adu tendangan penalti. Pada menit ke-113, pemain Bayern Muenchen itu menuntaskan umpan silang Andre Schurrle dari kiri melalui tendangan voli kaki kiri dari sudut sempit.
Mario Gotze baru masuk menggantikan Miroslav Klose pada menit ke-88. Masuknya Gotze tidak mengubah jalannya pertandingan. Sejak awal pertandingan Jerman tampil dominan dan beberapa kali memaksa penjaga gawang Sergio Romero melakukan penyelamatan gemilang.
Argentina bukannya tanpa peluang untuk mencetak gol. Pada menit ke-30 tim Tango sempat mencetak gol melalui sontekan Gonzalo Higuain di dalam kotak penalti. Gol ini dianulir karena Higuain berada dalam posisi offside ketika menyambut umpan tarik Ezequiel Lavezzi dari kanan.
Bagi Jerman, gelar juara ini merupakan gelar juara mereka yang keempat. Tiga gelar pertama mereka raih pada 1954, 1974, dan 1990. Atas raihan empat gelar, Jerman menyamai perolehan Italia. Brasil masih menjadi tim dengan prestasi terbanyak, lima kali.
Joachim Low, meminta Mario Gotze membuktikan kepada dunia bahwa dia lebih baik dari Lionel Messi, beberapa menit sebelum dia mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia. Low mengatakan permintaan kepada Gotze itu dia lakukan pada istirahat menjelang perpanjangan waktu kedua. “Tunjukan kepada mereka bahwa Anda lebih baik dan bisa jadi penentu di Piala Dunia. Gotze adalah anak ajaib,” tandas Low. (kie)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses