Penertiban PKL di Jakabaring Bentrok

Penertiban PKL di Jakabaring Bentrok
Posted by:

##PKL dan Pol PP Lapor Polisi

PALEMBANG – Bentrok tak terelakan saat Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan KH Bastari tepatnya depan stasiun Light Rail Transit (LRT) Jakabaring Palembang, kemarin, sekitar pukul 14.00 WIB.
Bentrok antara antara Pol PP dan PKL tersebut sempat menjadi tontonan warga. Dalam bentrok tersebut dua petugas Sat Pol PP, Hendra (26) dan Agus (24) mengalami luka robek di pelipis mata dan luka lebam di sekujur tubuh.
Sedangkan Reni (32), PKL yang tinggal di Jalan HM Ryacudu Lorong Garuda I Kelurahan 7 Ulu Palembang mengalami lebam di sekujur tubuhnya.
Kedua pihak sama-sama melapor ke Mapolresta Palembang. Reni melaporkan Heri Cs yang sudah melakukan pengeroyokan terhadapnya. Sedangkan Hendra dan Agus melaporkan Reni dengan kasus yang sama.
Dari Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat petugas Pol PP melakukan penertiban PKL di lokasi tersebut dikarenakan adanya even Asian Games. Namun ketika petugas menyuruh pindah salah satu pedagang untuk memindahkan barang dagang, Reni tak terima.
Alhasil, terjadi salah paham antara petugas Sat Pol PP dan PKL yang berdagang di kawasan tersebut yang berujung kericuhan.
Dalam laporan yang dibuat Reni, ia mengatakan saat itu dirinya sedang berjualan, tiba-tiba datang Heri Cs yang menyuruhnya untuk tidak berjualan di lokasi. Tak lama berselang, terjadi pengeroyokan yang dilakukan Heri Cs, dengan cara memukul leher, kepala dan lengan Reni. Akibat kejadian tersebut, Reni mengalami luka lebam disekujur tubuhnya.
“Saya tak terima, Pak. Saya ini wanita dikeroyok laki-laki. Saya juga berjualan di sana tidak mengganggu. Oleh itulah saya laporkan, dan berharap laporannya dapat ditindaklanjuti petugas,” kata Reni dan Ria kepada petugas piket SPKT Polresta Palembang.
Saat bersamaan, dua anggota Sat Pol PP yakni, Agus dan Hendra melaporkan Reni dan Ria dengan kasus pengeroyokan karena sudah melakukan pengeroyokan terhadap mereka sehingga mengakibatkan keduanya mengalami luka robek di bagian pelipis mata.
Dalam laporan Agus dan Hendra, mengatakan kepada petugas SPKT Polresta Palembang, kejadian berawal saat keduanya sedang melakukan tugas penertiban PKL. Kemudian Reni dan Ria tidak terima.
Kemudian Reni dan Ria mengambil sepotong besi dan boks es, yang dilemparkan kepadanya. “Kami sudah dengan baik-baik tadi, Pak menertibakan pedagang, tetapi mereka (Reni dan Ria) malah beringas. Oleh itulah kami laporan mereka,” ujarnya.
Diakuinya, akibat bentrok tersebut, keduanya mengalami luka robek di bagian pelipis mata. “Kami harap, laporannya dapat ditindaklanjuti,” harapnya.
Ditambahkan Kasi Operasional Sat Pol PP Heri Andriadi, dirinya menyesalkan kejadian tersebut. “Kejadian ini terjadi berawal saat kita melakukan penertiban PKL seperti biasanya di TKP, dikarena ada Asian Games. Nah saat disuruh pindah PKL ini tidak mau, malah terjadi cek-cok mulut,” katanya.
Masih dikatakan Heri, pihaknya sudah berusaha membuat tenang situasi di lapangan agar tak menyebar. Akan tetapi pedagang ini, malah melempar dengan menggnakan besi dan boks yang menyebabkan 2 anggotanya terluka.
“Ya, terpaksa kami laporkan karena 2 petugas kami mengalami luka. Kami juga meminta keadilan,” ungkapnya.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan dari kedua pihak yang bertikain dengan dugaan kasus pengeroyokan.
“Sudah kita terima laporan keduanya, saat ini laporannya sedang ditangani Satreskrim Polresta Palembang,” pungkasnya. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses