Pengedar Narkoba Asal Aceh Dibekuk

Pengedar Narkoba Asal Aceh Dibekuk
Kasubdit 1 Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa menunjukan BB sabu dan pelaku Ihsan Ibrahim Soleh (tengah) di Mapolda Sumsel, Selasa (15/3) / Foto: Agus Rizal / Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Pengedar sabu atas nama Ihsan Ibrahim Soleh (37), warga Desa Pulau Kayu, Kabupaten Blangpidie, Provinsi Aceh ditangkap Subdit 1 Ditres Narkoba Polda Sumsel. Pelaku ditangkap Senin (14/3) sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan Tanjung Api-api tak jauh dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu paket besar sabu-sabu seberat 103 gram, dengan harga jual sebesar Rp 100 juta yang disimpan pelaku dalam saku tasnya dan satu unit handphone (Hp) merk Samsung.
Dihadapan polisi, mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) ini mengaku, mendapatkan barang haram tersebut dari sebuah transaksi dengan pelaku yang juga berasal dari Aceh yakni MM (DPO) di SMB II, Setelah terbang dari Aceh menuju Palembang secara terpisah.
Sesampainya di bandara, MM yang sudah menunggu pelaku langsung menyerahkan barang haram tersebut. Setelah mendapatkan sabu-sabu, pelaku berencana langsung menuju Kabupaten Muaraenim untuk mengedarkan barang haram tersebut.
Namun, sebelum sampai di Muaraenim, tersangka dibekuk Subdit 1 Ditres Narkoba Polda Sumsel saat sedang menumpang bus. Saat digeledah, polisi menemukan sabu-sabu yang disimpan di dalam saku tas.
“Ini (mengedarkan sabu, Red) sudah kedua kalinya aku mengedarkan sabu-sabu di Muaraenim. Tapi, yang pertama lolos sedangkan yang kedua ini ditangkap polisi,” ujar pelaku saat diperiksa di Mapolda Sumsel, Selasa (15/3).
Masih kata pelaku, dirinya nekad menjadi kurir sabu antar provinsi tetsebut lantaran mendapatkan upah sebesar Rp 5 juta untuk sekali antar dari MM. “Diupah Rp 5 juta Pak. Cuma sambilan saja, waktu saya masih jadi TKI di Malaysia kemarin,” aku tersangka.
Kasubdit 1 Ditres Narkoba Polda Sumsel, AKBP Syahril Musa mengatakan, tersangka merupakan target operasi dan baru mendapatkan kabar jika pelaku akan memasok kembali ke Palembang sekitar satu minggu yang lalu.
“Kita sudah intai pelaku sejak lama, saat mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka, kita langsung lakukan penangkapan dan BB sudah diedarkan pelaku, dan hanya bersisa 103 gram dari jumlah satu kilogram yang dibawa dari aceh,” pungkas Syahril. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses