Penumpang Embat Motor Ojek

Penumpang Embat Motor Ojek
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Robbyansyah alias Robi (22), warga Jalan Natuna, Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, sejak Rabu (21/3/18), menjadi salah satu penghuni tahanan Polsek Lubullinggau Barat. Pasalnya diam-diam pemuda ini telah menjual motor ojek yang ditumpanginya.
Hal itu terungkap setelah korban Wahyu Agung (30), warga Jalan Mangga Besar, Kelurahan Nangka, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, melapot ke Polsek Lubuklinggau Barat, Selasa (20/03/18).
Dalam laporannya korban menceritakan kronologis kejadiannya. Berawal, Sabtu (20/01/18) yang lalu, sekitar pukul 11.30 WIB. Seperti biasa korban melakukan aktivitas mengojeknya. Lalu tersangka yang berpura-pura menjadi penumpang menyetop ojek korban dan meminta diantarkan ke rumah pamannya di wilayah Talang Rejo.
Setiba di lokasi yang dimaksud, tersangka berpura-pura mengedor rumah salah satu warga. Pada saat itu, penghuni rumah sedang tidak ada. Lalu tersangka meminta korban menunggu dan meminjam sepeda motor Honda Beat nopol BG 6468 HT, dengan berpura-pura akan memanggil dan menjemput pamannya di kantor Lurah Ulak Lebar.
Korban yang tak sadar sudah diperdaya tersangka, mau saja memberikannya. Tersangka kemudian langsung pergi membawa motor ojek korban. Namun hingga sore, tersangka tidak kunjung kembali. Sadar telah tertipu, korban tidak tinggal diam. Selama dua bulan dia melakukan penyelidikan sendiri.
Upaya korban membuahkan hasil, karena dia kemudian mengetahui siapa orang yang telah menipunya itu. Tetapi sayang motor ojeknya tak bisa kembali karena telah dijual tersangka.
Setelah mengetahui keberadaan tersangka, korban kemudian melapor ke Polsek Lubuklinggau Timut. Keesokan harinya polisi berhasil menangkap tersangka.
Kapolres Lubukinggau, AKBP Sunandar, melalui Kapolsek Barat, Iptu Sofyan, menjelaskan bahwa begitu mendapatkan informasi leberadaan tersangka, pihaknya langsung nerherak dan melakukan penangkapan.
“Tersangka mengakui perbuatannya,” ujar Sofyan.
Dari pengakuan tersangka juga diketahui kalau motor korban sudah dijualnya ke daerah Trans Subur, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura). “Dijual Rp3 juta, dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya,” terang Sofyan.
Dari pengembangan kasusnya diketahui ternyata tersangka juga pernah melakukan aksi serupa di wilayah hukun Polsek Lubuklinggau Timur dab Polsek Lubuklinggau Utara. “Sekarang tersangka sedang menjalan pemeriksaan untuk proses hukum selanjutnya,” pungkas Sofyan. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses