Perahu Terbakar, 5 Korban Selamat

Perahu Terbakar, 5 Korban Selamat
Posted by:

Dalam Simulasi Kebakaran di Sungai Musi

BKB, Palembang Pos.-
Kobaran api yang melalap perahu penumpang selama 12 menit, Kamis (13/2) di Sungai Musi akhirnya berhasil dipadamkan oleh sejumlah petugas Penangulangan Bencana Bahaya Kebakaran (PBBK) Kota Palembang. Tak hanya itu, lima penumpang perahu terbakar yang terjun bebas ke sungai pun juga akhirnya berhasil diselamatkan petugas rescue, Tanggap Siaga Bencana (Tagana) Kota Palembang menggunakan teknik vertical rescue melalui penyelamatan perahu karet.
Aksi penyelamaatan yang sempat menjadi perhatian masyarakat yang melintas di area plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang ini, terlihat dalam simulasi menghadapi bencana kebakaran di Sungai Musi.
Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, Faizal Ar saat ditemui disela-sela apel siaga bencana tersebut menjelaskan, aksi yang sempat menyedot perhatian masyarakat di sekitar BKB tersebut merupakan simulasi keselematan yang dilakukan Tim Tagana dan PBBK Kota Palembang sebagai bentuk wawasan dan antisipasi terhadap kejadian kebakaran.
“Apel siaga Tagana 2014 dan Simulasi yang kita gelar pada pagi ini (kemarin, red) merupakan wawasan bagi para petugas siaga bencana dan juga PBBK Kota Palembang untuk sigap dan cepat dalam mengatasi permasalahan kebakaran dan ancaman di perairan,” terangnya.
Selain itu lanjutnya, simulasi yang melibatkan beberapa unsur seperti TNI, Polri, PBBK, BUMN dan BUMD serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi dan Kota menunjukkan bahwa Tagana Palembang telah memiliki kesiapan dalam menangani berbagai persoalan bencana di kota Palembang.
“Untuk Tim Keselamatan di wilayah perairan, kita telah mempersiapkan Tim Cepat Penanggulangan Bencana Khusus dengan berbagai peralatan keselamatannya yang juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang, H Romi Herton SH MH dalam pidatonya saat memimpin Apel Tim Siaga Bencana tersebut menuturkan, dengan adanya tim atau petugas siaga bencana dan penanggulangan kebarakaran dapat meminimalisir angka kematian akibat kecelakaan khususnya di wilayah perairan.
“Saya meminta kepada petugas atau tim siaga bencana ini untuk proaktif dalam melakukan berbagai penanggulangan kebakaran maupun ancaman bahaya terhadap bencana yang terjadi di Kota Palembang,” tegasnya.
Ditambahkan Romi, saat ini Kota Palembang tengah dihadapi terhadap kondisi cuaca yang tidak stabil baik ancaman banjir, badai, ataupun kabut, serta kejadian kebakaran yang tidak diduga.
“Maka dalam simulasi ini setidaknya menjadi wawasan dan metode baru bagi tim siaga bencana untuk lebih aktif dan sensitif terhadap bentuk bencana apapun, sehingga memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kota Palembang untuk aman dan nyaman,” pungkasnya. (cr10)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses