Percepat Pengesahan STNK

Percepat Pengesahan STNK
Suasana Antrian wajib pajak di Samsat Kota Pagaralam untuk menguus STKN, kemarin (8/1). Foto Merly Palembang Pos
Posted by:

Hindari Tarif Baru Wajib Pajak

PAGARALAM – Sejumlah warga Wajib Pajak (WP) melakukan antrian  di layanan kantor samsat di Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dispenda Provinsi Sumsel Kota Pagaralam. Pasalnya, setelah mendapatkan info atas kenaikan tarif baru Januari 2017 ini sehingga mempercepat pembayaran pengesahan STNK, meski tanggal jatuh tempo masih lama, untuk menghindari pemberlakuan tarif baru.
 
Pantauan di Samsat kemarin (8/1), proses kepengurusan pengesahan STNK sudah mulai terlihat pukul 08.00 WIB. Banyak warga berdatangan dari seluruh penjuru di Kota Pagaralam ke loket STNK,  untuk mengambil formulir pengisian data perpanjangan.
“Mengetahui informasi akan diberlakukanya tarif baru Januari 2017 ini, saya berinisiatif untuk segera membayar pengesahan STNK motor, walaupun batas pembayaran masih cukup lama, ” ungkap Leo (28), saat dibincangi disela pengisian formulir.

Leo mengungkpakan, akan secepat mungkin melakukan pembayaran pengesahan STNK ini karena tidak ingin terkena tarif baru sebab adanya kenaikan.”Saya rela menunggu antrean lama untuk pengurusan perpanjang STNK,  yang penting urusan pengesahan cepat selesai, ” kata Leo.

Senada dikatakan Jefri, warga Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan,  kenaikan tarif baru cukuplah memberatkan WP. Dirinya bergegas untuk mengurus pengesahan pajak STNK motornya. “Di papan pengumuman sudah ditempel kenaikan tarif baru,  
jadi sebelum diberlakukanya saya segera mungkin bayarkan WP untuk Pengesahan STNK, “ucapnya. 

Sementara itu, Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi SIK, melalui Kasatlantas Koordinator Samsat, AKP Zaldi SH MSi mengatakan, berdasarkan lampiran Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 tahun 2016, tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku mengatur beberapa hal terkait tarif baru pengurusan surat-surat kendaraan bermotor.

“Pengaturan tersebut di antaranya pengujian untuk penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, penerbitan perpanjangan SIM, penerbitan Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP), penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Bermotor, pengesahan STNK bermotor dan lain sebagainya,” beber Zaldi.

Ditambahkan Zaldi, penerbitan STNK kendaraan roda dua atau roda tiga dari Rp50.000 menjadi Rp100.000, perpanjangan Rp100.000, kendaraan roda empat dari Rp75.000 menjadi Rp.200.000, perpanjangan Rp2.00.000 penerbitan per 5 tahun. Pengesahan STNK bermotor kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga Rp25.000 per pengesahan per tahun dan kendaraan roda empat atau lebih, Rp50.000 per pengesahan per tahun. (Cw03)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses