Perempuan Jangan Selalu di Bawah

Perempuan Jangan Selalu di Bawah
Posted by:

PAGARALAM – Bakal calon anggota legislatif perempuan kerap mendapatkan nomor urut paling bawah. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan ketentuan penempatan nomor urut bakal calon anggota legislatif (bacaleg) perempuan agar menapatkan nomor urut yang sesuai.

Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Irfan Amd mengatakan, KPU RI telah menetapkan petunjuk pelaksanaan dan teknis penyusunan nomor urut Bacaleg. Salah satu yang diatur disebutkannya, mengenai penempatan nomor urut Bacaleg perempuan. “Parpol wajib mengikuti ketentuan ini,” ucap Irfan ditemui di kantor KPU, kemarin.

Diakui Irfan, Juklak dan Juknis tersebut diberlakukan karena berdasarkan pengalaman, Bacaleg perempuan kerap ditempatkan di nomor urut paling bawah. Jarang sekali Bacaleg ditempatkan di nomor urut pertama. “Iya. Kami ingin ada kesetaraan gender. Bacaleg perempuan janganlah ditempakan di nomor bawah terus,” ucapnya membenarkan.

Dijelaskan Irfan, ketentuan itu berlaku untuk semua Dapil dengan jumlah kursi mulai dari 3, 7 dan 10. Di Dapil yang jumlah kursinya 3, disebutkannya Bacaleg perempuan wajib ditempatkan di nomor urut 1. “Barulah setelah itu nomor urut 2 dan 3 boleh diisi Bacaleg laki-laki,” lanjutnya.

Kemudian di Dapil yang jumlah kursinya 7, penempatan nomor urut Bacaleg perempuan terdiri dari dua opsi. Opsi pertama; Bacaleg perempuan ditempatkan di nomor urut 1, 5 dan 7. Sedangkan nomor urut 2, 3, 4 dan 5 diisi Bacaleg laki-laki.

”Sedangkan opsi kedua, di Dapil ini Bacaleg ditempatkan di nomor urut 1, 2 dan 3. Selebihnya diisi Bacaleg laki-laki. “Jadi nomor urut perempuan dan laki-laki berselang-seling,” tuturnya.

Adapun di Dapil yang jumlah kursinya 10, Bacaleg perempuan ditempatkan di nomor urut 3, 4 dan 7. Di Pagaralam sendiri tidak ada Dapil yang jumlah kursinya 10. Yang ada hanyalah 9 kursi, yakni di Dapil Pagaralam I (Kecamatan Pagaralam Selatan) dan II (Kecamatan Dempo Utara, Dempo Tengah dan Dempo Selatan).

Karena itu, kata Irfan, ketentuan penempatan nomor urut di dua Dapil ini mengacu dengan ketentuan Dapil yang jumlah kursinya 10. “Di Dapil Pagaralam I dan II, Bacaleg perempuannya ditempatkan di nomor 3, 4 dan 7,” terang Irfan.

Ditambahkannya, di satu Dapil boleh diisi Bacaleg perempuan semua. Hal ini kata Irfan tidak jadi menyalahi ketentuan. “Yang tidak boleh itu kalau tidak ada sama sekali Bacaleg perempuan,” ucapnya menjelaskan.

Partai politik memang wajib menempatkan Bacaleg perempuan di semua Dapil. Kuota Bacaleg perempuan, mengutip aturan KPU, adalah sebanyak 30 persen di tiap Dapil. Karenanya, Parpol wajib menempakan paling sedikit tiga orang Bacaleg perempuan di tiap Dapil di Kota Pagaralam.

Mencari Bacaleg perempuan tidaklah mudah. Toh, diakui Ketua DPD Partai Nasdem Kota Pagaralam, M Fadli SE, pihaknya sudah memiliki Bacaleg perempuan. “Alhamdulillah, kuota Bacaleg perempuan di tiap Dapil sudah kami penuhi,” ujarnya, ketika dihubungi Palembang Pos beberapa waktu lalu.

Demikian pula dengan Ketua DPC PKB Kota Pagaralam, Alpian SH. Ia memastikan, PKB siap memenuhi syarat keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen di tiap Dapil. “Paling tidak di tiap Dapil ada tiga orang Bacaleg perempuan,” ujarnya, dihubungi beberapa waktu lalu. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses