Pertamina Santuni Anak Yatim

Pertamina Santuni Anak Yatim
General Manager PT Pertamina MOR II Sumbagsel, Herman M Zaini, menyerahkan secara langsung bantuan yang diberikan kepada 250 anak yatim. Foto : Koer/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – PT Pertamina (Persero) MOR II Sumatera Bagian Selatan, setiap tahun rutin mengajak anak-anak yatim untuk menikmati makna Ramadan dengan cara mengundang berbuka bersama. Selain mengajak berbuka bersama, 250 orang anak yatim ini juga mendapatkan bantuan alat sekolah dan uang tunai.

General Manager PT Pertamina MOR II Sumbagsel, Herman M Zaini mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan secara nasional yang berlangsung secara serentak pada Kamis (23/6) bersama 5.900 orang anak yatim, namun di Pertamina MOR II Sumbagsel mengajak sebanyak 250 orang anak yatim.

“Merupakan rutinitas yang digelar oleh Pertamina setiap tahunnya, ada sejumlah bantuan yang diberikan, seperti uang santunan, paket berisi alat ibadah dan paket berisi perlengkapan sekolah. Di Palembang, kita mengajak anak-anak yatim dari delapan panti asuhan di Palembang,” ujarnya.

Selain MOR, tambah dia, di terminal BBM juga dilakukan buka bersama dengan masing-masing 100 anak yatim. Uniknya juga, kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu hari saja, pihaknya juga melakukan buka puasa bersama anak yatim selama dua hari berturut-turut.

Sementara itu, terkait kesiapan lebaran, Herman menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan ketersediaan BBM, elpiji, dan sebagainya. Sehingga dia memastikan, persediaan akan cukup hingga jelang lebaran nanti.

“Kami prediksi konsumsi premium akan meningkat, solar pun menurun. Sebenarnya tidak hanya bahan bakar kendaran saja, namun elpiji juga demikian. Kita sudah jauh hari melakuan penambahan stok,” jelasnya.

Diterangkannya, Pertamina menyiapkan stok BBM sesuai dengan prediksi kebutuhan. Sesuai prediksi, puncak arus mudik pada H-4 dan arus balik pada H+4 juga. Prediksi ini karena dimungkinkan sesuai dengan hari libur dan cuti bersama.

“Kami siapkan pasokan premium di Sumatra Selatan hingga 3.348 kiloliter per hari dari rata-rata normal 1.960 kiloliter per hari. Untuk prediksi saat puncak arus mudik dan arus balik akan ada kenaikan persentase hingga 171 persen,” ujarnya.

Lalu untuk solar, lanjut dia, pada puncak arus mudik diprediksi ada penurunan konsumsi yakni 1.058 kiloliter per hari dari rata-rata normal 1.140 kiloliter per hari. Sementar Pertamax juga ada prediksi peningkatan penggunaan yakni mencapai 139 KL per hari dari rata-rata 89 KL per hari. “Untuk Pertalite ada prediksi kenaikan 139 KL per hari dari rata-rata normal 136 KL per hari. Pihaknya mengimbau agar masyarakat terutama pemudik tidak kuatir karena semua SPBU di jalur lintas akan beroperasi 24 jam,” himbaunya.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan berlakukan semua SPBU di jalur mudik, utamanya di jalur mudik lintas timur wajib buka 24 jam. Sejauh ini pihaknya sudah pasang spanduk di setiap SPBU agar berlakukan hal ini. selain itu, pihaknya juga telah memasang rambu-rambu pemberitahuan sekian meter sebelum SPBU agar pengemudi bisa langsung memahami dan mengetahui keberadaan SPBU tersebut.

“Untuk elpiji juga kita perhatikan, khusunya elpiji 3 kg disiapkan lebih dari 609 matriks ton per hari dan untu elpiji 12 kg disiapkan 37 matriks ton per hari,” tutupnya. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses