Pertarungan Sengit Dodi Vs Deru

Pertarungan Sengit Dodi Vs Deru
Posted by:

PALEMBANG – Pemilihan Gubernur Sumsel pada Pilkada serentak Juni 2018 mendatang diprediksi berbagai kalangan bakal berlangsung sengit. Dua kandidat yakni H Dodi Reza Alex dan H Herman Deru merupakan calon kuat yang bakal bersaing meneruskan suksesi kepemimpinan H Alex Noerdin periode 2018-2023.

Tanpa mengesampingkan kandidat lain, kedua kandidat ini mulai menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat. Keduanya mempunyai basis massa tersendiri dan dukungan parpol yang cukup mumpuni di dunia perpolitikan tanah air. Selain itu, berbagai lembaga survei menyebut kedua kandidat ini bakal bersaing ketat di Pilgub Sumsel.

Untuk sementara, Dodi bakal dijagokan Partai Golkar. Sedangkan Herman Deru diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Nasional Demokrat (Nasdem). Dodi diprediksi bakal unggul di kabupaten Lahat (Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Muara Enim) dan Musi (Musi Banyuasin dan Banyuasin). Sedangkan Herman Deru dominan di Kabupaten OKU (OKU Induk, OKU Selatan, OKU Timur) ditambah OKI (OKI dan Ogan Ilir) yang merupakan basis suara pasangannya, H Mawardi Yahya.

Untuk Kabupaten Mura (Mura, Muratara, Lubuklinggau) kedua kandidat mempunyai peluang sama. Sedangkan Kota Palembang yang merupakan lumbung suara masih menjadi rebutan kedua kandidat ini.

Ketua DPRD Ogan Komering Ulu (OKU), Zaplin Ipani mengatakan, Kabupaten OKU mempunyai calon yang berasal dari daerahnya. Namun itu tak berarti kandidat lain tak mempunyai peluang untuk memperebutkan suara terbanyak di tiga daerah itu (OKU, OKUT dan OKUS).

“Kalau di OKU Raya, saya kira semua kemungkinan bisa terjadi. Tergantung pergerakan,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Diakuinya, di OKU Raya, sosok Herman Deru, akan menjadi saingan berat bagi seluruh calon gubernur Sumsel, terutama bagi Dodi Reza karena faktor kedaerahan. Akan tetapi, itu bukan berarti kandidat lain tidak mempunyai kesempatan untuk menarik simpati warga OKU. Apalagi hari pencoblosan masih lama.

‘’Jadi segala kemungkinan bisa terjadi. Sampai saat ini belum ada kandiat yang menonjol. Peluang Dodi di OKU Raya masih terbuka lebar,” ujarnya.

Disinggung soal pendamping yang paling pas untuk Dodi, Zaplin mengatakan, masalah ini dia serahkan kepada DPP Golkar dan melihat hasil survei.

”Siapa saja bisa dipasangkan dengan Dodi, apakah Giri Ramanda Kiemas, H Aswari Rifai ataupun Ishak Mekki. Yang jelas, sebagai kader kami siap melaksanakan instruksi partai,” tegasnya. (del/len)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses