Pertumbuhan Terbesar Transaksi Multilateral

Pertumbuhan Terbesar  Transaksi Multilateral
Posted by:

PALEMBANG – PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) optimis dapat tumbuh lebih baik lagi di 2018 ini, hal ini dilihat dari data tahun sebelumnya dimana. Perusahaan pialang berjangka yang bergerak di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) yang telah mendapatkan ijin dari tahun 2000 berhasil mencapai target, dengan colume tertinggi yakni transkasi multilateral.
Direktur Utama RFB Ovide Decroli dan Chief Business Officer RFB Teddy Prasetya menuturkan, banyak rencana yang baik untuk pencapaian target di tahun ini. Rencana strategis dan optimisme ekspansi bisnis usaha di tahun 2018. Bersama dengan Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI), RFB secara aktif pada tahun 2017 tentunya hal ini akan tercapai.
Rangkaian edukasi dan sosialisasi di 5 kota yakni Pekanbaru, Medan, Palembang, Semarang dan Surabaya untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan industri PBK di Indonesia. Teddy Prasetya mengungkapkan bahwa selain strategi perusahaan untuk menggenjot pertumbuhan bisnis, kegiatan sosialisasi dan edukasi RFB yang dilakukan bersama BBJ dan KBI juga berpengaruh positf mendukung perkembangan usaha RFB di tahun 2017.
“Kinerja RFB di tahun 2017 sangat menggembirakan dibandingkan dengan pencapaian kinerja tahun 2016. Secara nasional pertumbuhan jumlah nasabah baru RFB meningkat sebesar 30.42% atau bertambah sebanyak 2122, sehingga saat ini jumlah nasabah RFB telah mencapai lebih dari 10.000 nasabah. Dari data volume transaksi, RFB mencatat total transaksi sebanyak 610.326 lot selama tahun 2017 atau tumbuh sebesar 50,51% dibandingkan tahun 2016. Walaupun secara rinci transaksi di produk bilateral atau SPA masih memberikan kontribusi lebih besar yaitu sebanyak 489.370 lot dibandingkan produk multilateral yang sebanyak 120.956 lot,” terangnya.
Lanjut dia, pertumbuhan volume transaksi terbesar terjadi di transaksi multilateral yaitu sebesar 191% dibandingkan pertumbuhan di bilateral yg hanya 34 %. “Pencapaian kinerja tahun 2017 hampir menyamai rekor pencapaian tertinggi RFB sebelumnya yaitu pada tahun 2011. Pada tahun 2011 RFB mampu menambah 2.156 nasabah baru dan sepanjang tahun tersebut RFB mampu mencapai total transaksi sekitar 700 ribu lot atau hampir 10% dari total volume transaksi di BBJ yang sebanyak 7,5 juta lot di tahun 2011,” jelasnya.
Masih dikatakan Teddy, jika pencapaian tahun 2017 ini pihaknya optimis bahwa tahun 2018 RFB akan mampu melampaui rekor kinerja tahun 2011. Di tahun 2018 ini RFB menargetkan penambahan paling tidak 3000 nasabah baru dan total volume transaksi dapat melampaui 1 juta lot dalam satu tahun.
Target penambahan 3000 nasabah baru dan total volume transaksi 1 juta lot di tahun 2018 menurut Teddy cukup realistis. Beberapa rencana strategis yang akan dilakukan RFB di tahun 2018 antara lain adalah pembukaan cabang baru di Yogyakarta, serta rencana akuisisi kantor Bestprofit Futures di Malang dan Solid Gold Berjangka di Makassar.
“Penambahan nasabah dari cabang RFB Jakarta dan Palembang sepanjang tahun 2017 adalah sebanyak 1.038 nasabah, atau hampir 49% dari total nasabah baru RFB tahun 2017. Khusus dari Palembang sendiri tahun 2017 bertambah 399 nasabah, ini setara dengan kenaikan sebesar 120% bila dibandingkan dengan penambahan 181 nasabah baru di tahun 2016.
Sementara pencapaian terbaik diraih oleh kantor pusat RFB di Axa Tower Jakarta dengan penambahan 430 nasabah baru dan volume transaksi mencapai 161.096 lot atau tumbuh sebesar 35,71% dibanding tahun 2016. Teddy berharap pembukaan cabang baru di Yogyakarta dapat menggenjot potensi bisnis RFB di wilayah Jawa Tengah dan DIY, juga dengan lebih mengoptimalkan lagi cabang Solo dan Semarang.
Demikian juga dengan Malang dan Makassar yang diharapkan dapat mendukung rencana ekspansi RFB, terutama ke wilayah timur Indonesia. Sejalan dengan optimisme RFB dalam menghadapi tahun 2018, Direktur Utama BBJ, Stephanus Paulus Lumintang menyampaikan optimisme BBJ untuk tahun 2018 yang tercermin pada target-target yang dicanangkan. Tahun 2018 BBJ akan mengeluarkan tiga kontrak baru yaitu gula kristal rafinasi, kontrak karet berjangka dan gold syariah. (nik)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses