Pesaing Menunggu Barca Terpeleset

Pesaing Menunggu Barca Terpeleset
Suarez, Messi, dan Neymar.
Posted by:

MADRID – Awalnya, Barcelona tampak tidak terkejar. Sebab unggul 10 poin dari pesaing saat La Liga tinggal menyisakan 8 laga. Tapi, hanya dalam dua pekan saja, posisi Los Cules berbalik jadi terancam para pengejarnya.
Semua bermula dari hasil imbang 2-2 melawan Villarreal, di mana Barca sempat unggul 2-0 lebih dulu. Hasil imbang tersebut rupanya bukan sekadar ’cegukan’ biasa untuk Barca. Sebab, setelahnya, terbukti bahwa ada masalah dalam tubuh skuad Barca.
Dalam dua laga setelah melawan Villarreal itu, Barca dua kali kalah; mereka ditundukkan Real Madrid 1-2 dan ditekuk Real Sociedad 0-1. Dua hasil di La Liga itu kemudian diperparah dengan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions, yang membuat mereka tersingkir.
Dengan demikian, peluang untuk meraih treble yang tadinya tampak aman-aman saja, kini sudah menguap. Sudah gagal di Liga Champions, Barca kini terancam dikejar Atletico dan Madrid yang sekarang jaraknya begitu rapat.
Barca, mengoleksi nilai 76, kini hanya unggul tiga poin atas Atletico (73) dan empat poin atas Madrid (72). Dengan enam pertandingan tersisa, segala kemungkinan masih bisa terjadi. Sebagai pesaing, wajar kalau Atletico dan Madrid menunggu Barca terpeleset di laga berikutnya.
Lionel Messi dkk. jelas wajib menang ketika menjamu Valencia di Camp Nou, Senin (18/4) dini hari WIB. Barca bermain belakangan, sementara Madrid dan Atletico bermain lebih dulu. Madrid tandang ke markas Getafe pada hari Sabtu (16/4), sedangkan Atletico menjamu Granada pada hari Minggu (17/4). Jika Madrid dan Atletico menang, ada tekanan tersendiri buat Barca.
Bek Barca, Gerard Pique, mengatakan bahwa tiap tim pasti akan mengalami penurunan. Masalahnya buat Barca, mereka menurun justru di saat musim memasuki masa krusial. ”Tidak ada yang namanya sebuah musim yang sempurna,” ujar Pique seperti dilansir ESPNFC.
Tapi Pique berjanji tak akan berlama-lama berada di posisi sulit ini. Sebab masih ada dua gelar yang harus diperjuangkan. ”Kami akan mencoba untuk membuat masa (sulit) itu sependek mungkin karena masih ada pertandingan di La Liga dan Copa del Rey yang harus kami hadapi,” lanjut Pique lagi.
Madrid di La Liga dan Atletico di Liga Champions setidaknya sudah menunjukkan bahwa Barca bukannya tidak bisa dikalahkan. Antidot untuk menaklukkan mereka dan meredam ketajaman Trio MSN (Messi-Suarez-Neymar) sudah ditemukan.
Madrid menunjukkan, dengan menaruh tiga gelandang di depan lini pertahanan dan melepaskan umpan-umpan panjang ke depan, mereka bisa menghentikan pasokan bola untuk Trio MSN. Sementara, Atletico menunjukkan bahwa dengan bertahan rapat, plus bermain agresif dengan pressing ketat dan tekel, mereka bisa mengganggu dinamisme permainan Barca.
Pertanyaannya sekarang: Adakah tim lain yang bisa menerapkan strategi serupa dengan sempurna layaknya Madrid dan Atletico? Sebab, tentu saja, tidak semua tim punya gaya main seagresif Atletico.
Apapun alasannya, kembali memanasnya persaingan menuju gelar La Liga musim ini, disambut positif penggila bola dunia. Sebab dengan menjadikan persaingan lebih ketat lagi, membuat setiap permainan tiap pekannya lebih menarik untuk ditonton. (har/dbs)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses