Petugas PPS Sukaraja Kompak Mundur

Petugas PPS Sukaraja Kompak Mundur
Posted by:

Prabumulih, Palembang Pos.-
Menjelang dilangsungkannya pemilihan umum legislative (Pileg) dan pemilihan presiden (pilpres), tiga orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai dari ketua, sekretaris dan anggota di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, menyatakan mundur dari jabatannya.
Penyelenggara pemilu ditingkat kelurahan itu, secara resmi telah menyampaikan surat pengunduran diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih. Belum diketahui secara pasti apa penyebab petugas PPS tersebut mengajukan pengunduran diri, namun menurut informasi mereka kompak mundur lantaran merasa honor yang diterima tidak sesuai dengan tugas yang diemban.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih, M Tahyul SIP melalui Devisi Hukum, Sirodjudin SH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya  surat pengunduran diri dari PPS Kelurahan Sukaraja. “Tanggalnya saya lupa, tapi memang surat pengunduran dirinya telah kita terima,” ujar pensiunan PT Pusri ini, kemarin.
Dijelaskan Sirodjudin, mundurnya petugas penyelenggara pemilu ditingkat kelurahan itu sama sekali tidak mengganggu tahapan Pileg maupun Pilpres. “Tahapan pemilu tetap berjalan, tidak ada pengaruhnya sama sekali dengan mundurnya PPS Sukaraja tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut Sirodjudin mengatakan, dengan mundurnya 3 orang PPS dari Kelurahan Sukaraja, pihaknya telah melayangkan surat kepada kelurahan agar segera mengirimkan calon penggantinya. “Karena yang mengundurkan diri tiga orang, maka kita minta kepada mereka mengajukan 6 nama untuk kita seleksi,” tandasnya.
“Nama-nama yang diajukan, nanti akan kita seleksi kembali. Akan kita uji wawasannya tentang kepemiluan dan apa yang menjadi motivasi mereka untuk menjadi penyelenggara pemilu, serta akan kita lihat juga latar belakangnya apakah masuk dalam pengurus parpol dan menjadi tim salah satu caleg atau tidak,” bebernya,
Disinggung mengenai alas an ketiga orang tersebut mundur karena honor yang kecil, Sirodjudin tidak membantah dan tidak juga membenarkan hal itu. “Memang kita dengar begitu, katanya tugasnya lebih berat dari pilgub yang lalu sementara honor yang diterima sama saja. Kita tidak bias berkomentar jika itu alasannya,” pungkasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses