Pj Wako Terima Penghargaan Pastika Prama

Pj Wako Terima Penghargaan Pastika Prama
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Pj Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi, menerima Penghargaan Pastika Parama dari Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), melalui Sekjen Kementerian Kesehatan dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes, dalam acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2018, di Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, Kamis (31/5/18).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Lubuklinggau, Erwin Armeidi, menjelaskan bahwa penghargaan itu diberikan oleh pihak Kementrian Kesehatan RI, karena Pemerintah Kota Lubuklinggau telah menetapkan dan mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kebijakan Pengendalian Konsumsi Hasil Tembakau, untuk membiasakan hidup sehat bagi masyarakatnya.

Sementara, Pj Walikota Lubuklinggau, H Riki Junaidi mengatakan bahwa penghargaan ini adalah bukti perhatian pemerintah pusat atas kinerja pemerintah daerah selama ini. Mereka tahu, bahwa pemerintah daerah, Kota Lubuklinggau memang selama ini bekerja.

“Ini tentunya atas dukungan Legislatif terhadap perdanya, serta berkat masyarakat atas ketaatan mereka terhadap perda yang telah di buat pemerintah,” kata Riki.

Terpisah, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah penerima penghargaan tersebut, salah satunya Pemerintah Kota Lubuklinggau.

Menkes juga berharap agar upaya pencegahan agar anak-anak muda tidak merokok, dan yang sudah terlanjur agar untuk mengurangi bahkan berhenti. Karena sebanyak 72 juta kematian setiap tahun di Indonesia akibat tembakau, dan hal itu menjadi ancaman serius. “Saat ini, jumlah perokok masih 8,8 persen, dan didominasi usia remaja 15-19 tahun ungkap menkes.

Untuk itu dikatakan menkes, pemerintah harus mampu menurunkan ke angka 5,2 persen.
Salah satu cara pencegahan yang dapat dilakukan, dikatakan Menkes, dengan iklan layanan bahaya akibat rokok.

Selain itu, mendorong agar masyarakat untuk hidup sehat dengan aktifitas fisik, makanan sehat dan cek kesehatan rutin. ‘Saya mengharapkan betul ini dilakukan di daerah masing-masing secara terus menerus,” pungkasnya. (Adv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses