Polisi Bongkar Prostitusi Online di Palembang

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Palembang
Tersangka AG
Posted by:
PALEMBANG- Jajaran Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang  menangkap terduga prostitusi online di Palembang, Rabu (10/10) malam. Terduga dibekuk di lobi Hotel Mataram di Jalan A Yani Kelurahan  14 Ulu   Palembang.

Dia adalah AG (23), warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Tajur Kelurahan 5 Ulu Palembang. AG diamankan  setelah mengantarkan dua  wanita berinisial BA (23) dan EA (18) kepada seorang pria hidung belang.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini AG meringkuk di tahanan sementara Mapolresta Palembang.

Menurut dari pengakuan AG, sebelumnya dia bertemu dan berkenalan dengan BA dan GA  di tempat kejadian perkara (TKP),  Rabu (10/10). Kemudian dari percakapan yang panjang, akhirnya korban  meminta untuk dicarikan pria hidung belang.

Kemudian, AG memasang wajah kedua korban di media sosial (medsos)  group Facebook (Fb). Namun nahas, setelah mengantarkan korban ke dalam kamar hotel, AG langsung diamankan petugas di lobi hotel yang melakukan undercover buy (penyamaran).

Saat ditemui di ruang piket Satreskrim Polresta unit Pidana Khusus (pidsus), AG mengakui perbuatannya. Dia mengatakan, hanya disuruh oleh kedua wanita tersebut untuk dicarikan pria hidung belang.

“Mereka yang minta dicarikan pria hidung belang, Pak, dengan harga Rp 500 ribu. Jadi langsung saya masukan di Grup Fb,” ujar  mahasiswa semester 7  universitas swasta yang ada di Palembang ini, kemarin.

Sambungnya, tak lama ia memasang wajah kedua korban, ditelpon pria hidung belang yang hendak memakai jasa kedua wanita tersebut.  “Saya bilang untuk satu wanita Rp 500 ribu. Setelah deal, barulah kami berjanjian untuk bertemu di kamar Hotel Mataram. Tapi, saya ditangkap polisi setelah antarkan kedua wanita itu ke kamar hotel, Pak. Saya tidak tahu, ternyata yang memesan itulah polisi,” sesalnya.  (cw06)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses