Polisi Sita 4 Ton BBM Ilegal

Polisi Sita 4 Ton BBM Ilegal
BB mobil Daihatsu berisi membawa BBM dan minyak tanah illegal yang diduga akan diselundupkan, Selasa (10/5). Foto prabu Palembang Pos
Posted by:

PRABUMULIH – Sat Intelkam Polres Prabumulih pimpinan Iptu Chandra, kembali berhasil menggagalkan penyelundupan 4 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan minyak tanah. BBM dan minyak tanah yang diangkut degan 2 unit mobil Daihatsu itu tak memiliki dokumen lengkap alias illegal.
       Dua unit mobil Daihatsu Luxio warna hitam BG 1024 P yang sudah dimodifikasi disupiri, Irwanto (38), warga Desa Karang Agung dan Luxio warna putih BG 1727 DH yang disupiri, Kunci (20), warga Desa Karang Agung, Kecamatan Penukal Abab, Kabupaten PALI. Mereka diamankan polisi saat melintas dikawasan Jalan Desa Muara Sungai tak jauh dari SMP Negeri 6 Kelurahan Muara Sungai, Kecamatan Cambai, Selasa (10/05) dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB.
Informasi yang dihimpun, pengungkapan kasus penyelundupan BBM tanpa dokumen tersebut berkat kejelian anggota serta petunjuk langsung dari Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui KasatIntel, Iptu Candra B M Yusuf yang terjun langsung ke lapangan melakukan penyelidikan yang sebelumnya telah mendapatkan informasi dari masyarakat menyebutkan selama ini sering terjadi melintas kendaraan roda empat pengangkut BBM Ilegal disejumlah kawasan kota nanas ini.
Menindaklanuti infomasi itu, polisi langsung melakukan pengintaian di sekitar lokasi kejadian, petugas pun melakukan deteksi dan pengamatan serta pengambaran dilokasi itu. Tak beberapa lama kemudian, tampak dua unit mobil Daihatsu Luxio pun melintas, tepat didepan SMPN 6, Kelurahan Muara Sungai, Kecamatan Cambai.
Ketika itulah, polisipun langsung melakukan penyergapan dengan menghentikan kedua kendaraan yang disupiri Irwanto dan Kunci dari arah Penungkal Abab, PALI menuju Cambai itu. Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap kedua supir itu, gelagat mencurigakan mulai nampak hingga dilakukan pemeriksaan didalam kedua mobil tersebut.
Saat dibuka pintu belakang mobil, kedua supir itu tak bisa berkutik lagi, dua buah tedmon berisi BBM Ilegal terlihat tersusun rapi didalam mobil yang telah dimodifikasi itu. Selanjutnya, dua unit mobil Luxio tersebut beserta kedua supirnya langsung digelandang polisi ke Mapolres Prabumulih guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi, kedua supir itu mengaku hanya sebagai supir mobil yang disuruh untuk mengantarkan BBM tersebut ke desa Lubuk Batang dan desa Kuningan, Baturaja, OKU. Diakui keduanya, BBM Ilegal tersebut merupakan milik IS dan NR yang berasal dari desa Karang Agung, Kecamatan Penungkal Abab, PALI.
“Minyak itu bukan punyo kami pak, kami cuma supirnyo bae, minyak itu rencanonyo nak dibawa ke daerah Baturajo,” sebut Irwanto kepada polisi saat diamankan. Kapolres Prabumulih, AKBP Arief Adiharsa SIk MTCP melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriyadi SH SIk MH didampingi Kasatintel, Iptu Candra B M Yusuf, mengatakan BBM Ilegal beserta dua unit mobil tersebut saat ini telah diamankan di Mapolres. Untuk sementara, kedua supirnya masih dilakukan pemeriksaan.“Rencananya BBM itu akan dibawa ke daerah Baturaja. Atas dugaan penyeludupan ini, kita masih mendalaminya,” tukasnya. (abu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses