Polisi Tangkap Tiga Oknum ASN

Polisi Tangkap Tiga Oknum ASN
Posted by:

*Tersangka Dugaan Penipuan

MARTAPURA – Diduga melakukan aksi penipuan dengan modus bisa membantu korban mengurus surat usaha penggilingan padi, tiga oknum PNS di Lingkungan Pemkab OKU Timur (OKUT) Diciduk anggota Polsek Madang Suku I.
Ketiga oknum tersebut diciduk Rabu (4/4/18) sekitar pukul 23.00 di Desa Mendayun Kecamatan Madang Suku I, OKUT. Ketiga oknum PNS nakal itu berinisial Ds (42) warga Desa Kemala Raja, Kecamatan Batuaraja Timur, Kabupaten OKU dan AR (39), warga Desa Kota baru Selatan Kecamatan Martapura, OKUT, keduanya merupakan oknum PNS Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) OKUT.
Kemudian RHB (34) oknum PNS Badan Narkotika Kabupaten (BNK) OKU Timur, warga Desa Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura OKUT. Kapolres OKU Timur, AKBP Irsan Sinuhaji, SIK, MH melalui Kapolsek Madang Suku I, AKP Isa Antoni didampingi Bagian Humas Polres OKUT, Ipda Dedi YS, pada Kamis (5/4) mengatakan, aksi penipuan yang dilakukan oknum PNS ini terjadi pada Rabu (04/04/18) sekitar pukul 17.30 Wib di Desa Gunung Terang, Dusun Sangkuriang Kecamatan Madang Suku I, terhadap korban Mujianto (47).
Dijelaskan, pelaku mendatangi rumah korban dengan maksud menawarkan mengurus surat perizinan pengilingan padi milik korban yang dikatakan pelaku sudah tidak berlaku. Dengan persyaratan KTP dan uang sebesar Rp2,5 juta.
“Setelah uang tersebut diserahkan, namun ternyata surat izin yang dimaksud tidak juga ada. Korban yang merasa tertipu memberitahukan kepada perangkat Desa Mendayun,” kata Kapolsek.
Setelah mendapatkan laporan korban, lalu Sekdes Mendayun menelpon Kapolsek. Selanjutnya Kapolsek Madang Suku I, AKP Isa Ansyori bersama Kanit Res dan Unit Opsnal berangkat ke Desa Mendayun sekitar pukul 21.00 WIB, langsung menuju ke rumah Sekdes.
Selanjutnya jajaran Polsek Madang Suku I melakukan penyelidikan terhadap keberadaan terlapor. Tepat pada pukul 23.00 WIB, terlapor tertangkap di Desa mendayun.
“Pelaku sedang mengendarai mobil, ada tiga orang dalam mobil tersebut. Kemudian para pelaku kita amankan ke Polsek Madang Suku I bersama barang bukti,” ungkapnya.
Adapun Barang Bukti yang disita berupa satu unit Kendaraan R4 Jenis Toyota Rush warna hitam B 2901 TKB, satu Surat Izin Pabrik (pengiligan padi) dan uang sebesar Rp2,5 juta.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Kadisdagrin) Kabupaten OKUT, HJ Sri Inarsih melalui Sekdin A Inson mengatakan, Ds bukan lagi pegawai di Disperindag, karena sudah lama pindah ke BNK, namun tersangka AR diakui memang pegawai Disdagrin dan berstatus PNS.
”DS tidak lagi berkerja di tempat kita sudah pindah ke BNK, kalau AR iya,” ungkapnya. Sementara Kepala BNK OKUT, Ir M Husin kepada awak media mengakui, bahwa DS dan RHB memang pegawai BNK. Ketika ditanya apakah ada sanksi untuk kedua pegawai di instansinya yang ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus penipuan, pihaknya mengaku belum mengetahui tentang penangkapan tersebut. (cw07)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses