Polres Lubuklinggau Dikepung Massa

Polres Lubuklinggau Dikepung Massa
Posted by:

LUBUKLINGGAU – Polres Lubuklinggau, kemarin (7/2/18), mendadak dikepung ribuan massa salah satu pasangan calon walikota dan wakil walikota setempat. Massa yang datang meneriakan ketidakpuasannya terhadap kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) beserta jajarannya kebawah. Pasalnya penyelenggara pemilihan kepala daerah (pilkada) ini, dinilai tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya.
Hal itu hanya terjadi dalam simulasi yang termasuk rangkaian pengamanan pilkada di KPU Lubuklinggau, saat ada aksi protes ketidak puasan hasil rekapitulasi hasil perolehan suara calon walikota dan wakil walikota Lubuklinggau, 27 Juni 2018.
Dalam simulasi tersebut massa yang tidak puas memaksa masuk ke gedung KPU untuk bertemu langsung dengan Ketua KPU. Selain itu masak meminta agar rekapitulasi perolehan suara diulang.
Tim negosiasi dari Polres Lubuklinggau mencoba melakukan pendekatan persuasif dan perundingan dengan perwakilan massa. Namun negosiasi yang dilakukan gagal. Massa yang sebelumnya hanya ratusan orang terus bertambah, berusaha menerobos masuk ke gedung KPU. Terjadi, dorong mendorong antara massa dengan aparat keamanan. Sejumlah massa mulai anarkis. Sehingga nyaris terjadi bentrok dengan aparat keamanan.
Sementara ketua KPU dan komisioner KPU lainnya sudah diamankan polisi melalui pintu samping. Pada saat bersamaan, tim pengamanan di lapangan melapor situasi yang ada ke Kapolres. Selanjutnya Kapolres Lubuklinggau melapor ke Kapolda Sumsel, dan berkoordinasi dengan Kodim 0406 untuk meminta penambahan personil di lapangan.
Sedangkan aparat pengamanan di lapangan terpaksa menggunakan gas air mata untuk memukul mundur massa yang semakin anarkis. Massa berhasil dipukul mundur dan beberapa orang yang diduga provokator juga berhasil diamankan. Tetapi sesaat kemudian, massa kembali merangsek masuk ke Gedung KPU.
Kali ini aparat keamanan mengambil tindakan tegas dengan melepaskan peluru hampa. Doar… doar… doar…. Suara letupan senjata aparat membuat massa panik dan lari tunggang langgan untuk menyelamatkan diri. Massa akhirnya berhasil dibubarkan dan situasi kembali kondusif.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar, melalui Kabag Ops Kompol Yuda, didampingi Kasubag Ops AKP Ermi, menjelaskan bahwa simulasi yang dilakuan kemarin merupakan pelatihan untuk rangkaian pengamanan pilkada. Hal itu sebagai langkah untuk antisipasi terjadinya gelombang aksi dalam pelaksanaan pilkada Lubuklinggau.
“Jadi ketika ada insiden yang tidak diinginkan personil kita sudah benar-benar siap,” ujar Yuda. Dikatakan Yuda, untuk pengamanan seluruh tahapan, hari H (pencoblosan), hingga penetapan calon terpilih, sedikitnya disiagakan sekitar 400 personil Polri Masing-masing sekitar 320 personil jajaran Polres Lubuklinggau plus BKP Brimob 100 personil. “Diback up juga dari TNI (Kodim 0406),” kata Yuda.
Sistem pengamanan yang akan dilakukan fleksibel artinya tergantung situasi dan kondisi. “Kita juga akan melakukan pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup,” pungkas Yuda. (yat)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses