Polres Muba Segera Gelar Perkara

Polres Muba Segera Gelar Perkara
Kapolres AKBP Andes Purwanti memperlihatkan rekaman CCTV dalam jumpa pers, kemarin.
Posted by:

Soal Hilangnya Daging Kurban di DPRD Muba

 

MUBA – Kasus dugaan pencurian daging kurban di DPRD Muba dengan oknum dewan disebut sebagai terduga, diusut serius jajaran Polres Muba.

 

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti menegaskan pihaknya terus melakukan penyelidikan terhadap kasus hilangnya  paket daging sapi saat pelaksanaan pemotongan hewan kurban di halaman gedung DPRD Muba, Kamis (23/08) yang lalu.

 

“Kita terus lakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut,” kata Andes saat jumpa pers di Mapolres Muba, Rabu (29/08).

 

Saat ini, lanjut dia, pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa rekaman Closed Circuit Television (CCTV), ratusan kupon paket daging dan 11 kantong paket daging dalam keadaan busuk.

 

“Kita juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang, yakni M Thabrani Rizki (pelapor), H Kencana (panitia pembagian hewan kurban), Sri Indahwati, Abdul Aziz Amin, dan Alkomi (ketiganya panitia penyembelih kurban), serta Aldani (sekuriti),” paparnya.

 

Penyelidikan kasus tersebut, sambung Andes, berawal dari adanya laporan dengan nomor LP/B-140/VIII/2018/Sumsel/Res Muba dengan pelapor M Thabrani Rizki, Jumat (24/8). Dalam laporan menerangkan telah terjadi dugaan pencurian daging kurban.

 

“Dari 10 sapi yang dipotong, didapati 1.413 kantong. Kupon yang dibagikan 1.300 dengan rincian 700 kantong untuk yang berkurban, 300 kantong untuk pegawai, 300 kantong untuk masyarakat. Dari jumlah itu terdapat selisih atau sisa 113 kantong,” terang mantan Kapolres Prabumulih ini.

 

Namun, masih menurut Andes, dalam kenyataannya warga yang memiliki kupon tidak kebagian karena paket daging habis. Curiga dengan situasi yang ada, lalu dibuka CCTV dan didapati gerak-gerik mencurigakan dari tiga orang yakni HRY (anggota DPRD Muba), MY dan DL (keduanya ASN Sekwan Muba).

 

“Ketiganya diduga telah mengambil daging kurban yang bukan miliknya. Sorenya, ada yang mengembalikan 11 kantong dalam keadaan rusak,” ujarnya

 

Disinggung mengenai pemeriksaan ketiga orang yang terekam CCTV dengan gerak-gerik mencurigakan, Andes menuturkan untuk saat ini belum dilakukan pihaknya. “Ketiganya belum (diperiksa), ini menyangkut mekanisme yang berlaku,” tambahnya.

 

Oleh karena itu, pihaknya secepat mungkin melakukan gelar perkara guna mengetahui secara jelas kasus dugaan pencurian daging kurban di DPRD Muba.

 

“Ke depan secepatnya kita akan lakukan gelar perkara. Semuanya dalam proses,” pungkasnya.  (omi)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses