Preman Palak Sopir, Minta THR

Preman Palak Sopir, Minta THR
Puluhan preman kembali diamankan oleh Tim Anti Bandit Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Selasa (28/6). Foto Agus/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, kembali menciduk 43 preman di Pasar Lemabang, Sekip Ujung, dan Sekip Pangkal. Selain menciduk preman, polisi juga mengamankan lima orang yang tengah asyik berjudi, dan satu orang membawa senjata tajam.

Selanjutnya, puluhan orang ini yang badannya rata-rata penuh tato, diangkut menggunakan mobil truk, untuk dibawa ke Mapolda Sumsel. Mereka diambil datanya dan juga diambil sidik jari para preman yang kerap meresahkan warga tersebut.

Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol DTM Silitonga, melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Hans R Irawan mengatakan, operasi bersih preman ini, dalam rangka cipta kondisi terutama menjelang lebaran. “Mereka diamankan karena meresahkan masyarakat di tempat umum, seperti memalak, parkir liar yang meresahkan pengunjung di tempat keramaian, terutama menjelang lebaran,” ungkapnya.

Selain itu, kata Hans, puluhan preman ini memanfaatkan situasi bulan Ramadan, untuk meminta uang tunjangan hari raya (THR) kepada para sopir. Hal ini tentu meresahkan para sopir yang biasa melintas di kawasan tersebut.

Selanjutnya, lanjut dia, semuanya didata. Kalau memang ada yang terlibat tindak pidana, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Operasi ini akan terus berlanjut hingga menjelang lebaran. Dan apabila mereka yang lebih dari satu kali ditangkap, akan diproses,” terangnya. 

Sementara itu, salah satu preman yang diamankan Rubi (28), mengaku tengah menjaga parkir di salah satu bank di Sekip. “Tidak tahu Pak, saat saya menjaga parkir tiba-tiba polisi datang dan langsung dibawa (ke Mapolda Sumsel),” katanya.

Sedangkan salah satu preman yang kedapatan membawa senjata tajam, Firlianto (48), warga Jalan Iswahyudi, Kecamatan IT II mengatakan, membawa sajam untuk berjaga-jaga dari orang lain. “Tidak saya gunakan untuk apa-apa (kriminal) Pak. Hanya untuk pegangan saja. Entah tiba-tiba ada orang yang tak dikenal menyerang saya,” kata dia. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses