Prodi Olahraga PGRI Didemo Mahasiswanya

Prodi Olahraga PGRI Didemo Mahasiswanya
Ratusan mahasiswa PGRI juruan Pendidikan Olahraga beserta spanduk menyatakan ketidakpuasannya kepada Prodi Olahraga.
Posted by:

PALEMBANG – Ratusan perwakilan Mahasiswa Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) jurusan FKIP Pendidikan Olahraga menggelar aksi demo di gedung Program Studi (Prodi) kampus, Rabu (16/03/2016). Para mahasiswa tersebut protes adanya dugaan pungutan liar (pungli) sebesar Rp 35.000-Rp 50.000, untuk kegiatan festival olahraga.

Koordinator Aksi Joko Agustino beserta teman lainnya Endro, Agrin dan Nurdiansyah mengungkapkan, mereka mewakili seluruh mahasiswa olahraga sekitar 2.800 mahasiswa, menolak pelaksanaan festival olahraga yang cukup berat bagi mahasiswa buat sumbangan Rp 50.000.

“Yang bersangkutan harus mengembalikan hak mahasiswa semester IV prodi olahraga sebesar Rp 350.000 per mahasiswa. Kemudian harus memenuhi kebutuhan fasilitas perkuliahan, dan perbaiki pelayanan Administrasi dan dosen prodi olahraga yang kami nilai tidak mendidik dan buruk,” katanya.

Sebagian besar disini, lanjut dia, banyak keluarga anak petani karet. Bayangkan saja, karet sekarang harganya turun menjadi Rp 5.000. “Kami ini bukan anak pejabat. Jangan mengakali kami dengan ada Festival Olahraga, padahal itu untuk mencari uang. Itu sama saja pungli,” ungkapnya.

Kegiatan Festival Olahraga hanya bersifat internal saja di dalam kampus. Hal Itu bukti kalau pihak prodi hanya ingin mengambil uang dari mahasiswa jurusan FKIP Pendidikan Olahraga yang berjumlah 2800 mahasiswa. “Lihat juga fasilitas yang kita dapatkan apa. Ini jelas penindasan di dunia pendidikan, makanya harus kita lawan,” tegasnya.

Semua mahasiwa sangat geram dengan ulah prodi selalu memeras uang mahasiswa. Apabila jika uang sebesar Rp35.000 sampai 50.000 tidak dibayar, semua urusan mahasiswa ke prodi dipersulit. Seperti nilai ujian kecil ataupun tidak bisa ujian skripsi.

“Untuk semester delapan ke atas harus wajib bayar Rp 50.000. Sedangkan semester satu sampai enam bayar Rp 35.000 kalau tidak akan dipersulit untuk urusan apapun di prodi,” ungkapnya.

Kekesalan mahasiswa FKIP jurusan Olahraga berlanjut, disebabkan selama dua tahun hingga sekarang baju buat mahasiswa olahraga belum kunjung diberikan oleh prodi. Padahal semua mahasiwa semester IV sudah membayar sebesar Rp350.000. “Pihak rektor juga tidak tau urusan ini, karena katanya semua itu prodi yang mempunyai kebijakannya. Kami mau demo ke gedung rektorat tetapi rektor lagi berangkat ke Surabaya,” bebernya.

Saat dikonfirmasi jelang berlangsung demo, Kepala Prodi (Kaprodi) Olahraga Universitas PGRI Palembang Ilham Arfan Junaidi MPd mengatakan, sebenarnya hal ini disebabkan karena kurangnya komunikasi antara mahasiswa dengan pihak kampus. Ketika ditanya adanya pungli yang disuarakan mahasiswa, Ilham menolak memberikan komentar. Dirinya beralasan harus berkomunikasi dan konfirmasi terlebih dahulu kepada semua jajarannya. “Sebenarnya ini hanya masalah komunikasi,” tukasnya sembari berlalu menghindari wartawan. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses