Program Berobat Gratis Terancam

Program Berobat Gratis Terancam
Posted by:

Nunggak Jamsoskes Rp 1,9 M

Kayuagung, Palembang Pos.-
Warga Kabupaten Ogan Ilir (OI), terancam tak bisa menikmati pengobatan gratis melalui program Jaminan Sosial Kesehataan Sumsel Semesta (Jamsoskes) di RSUD Kayuagung.
Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI, hingga kini belum melunasi tunggakan biaya pengobatan warganya yang menggunakan program Jamsoskes di RSUD Kayuagung.
Tak tanggung-tanggung, nilai tunggakan mencapai Rp 1,9 miliar lebih. Padahal program Jamsoskes merupakan program berobat gratis yang dibiayai melalui dana sharing APBD Propinsi Sumsel dengan APBD Kabupaten /Kota.
Direktur RSUD Kayuagung, Dr H Fikram membenarkan, adanya tunggakan biaya pengobatan warga OI yang ditanggung melalui program Jamsoskes. Angka pastinya terhitung hingga Desember 2013 mencapai Rp 1.916.797.471.
Dikatakannya, biaya tunggakan terdiri biaya obat dan jasa pelayanan medis. Akibat belum adanya pembayaran, menyebabkan RSUD Kayuagung kesulitan operasional terutama dalam hal penyediaan stok obat-obatan.
Berdasarkan hitungan sementara, setidaknya tunggakan pasien dari Kabupaten  OI yang ditanggung Jamsoskes, terhitung sejak 2010 hingga 2013.
Sedangkan untuk Januari 2014, belum dihitung. Pada April 2013 lalu, Pemkab OKI sudah melayangkan surat tagihan, namun hingga kini belum juga dibayar.
Selain Pemkab OI, juga daerah lain seperti Jamsoskes OKUT Rp 73 juta lebih, Jamsoskes Palembang Rp 7,7 juta, Jamsoskes OKUS Rp 1,4 juta, Jamsoskes  Lubuk Linggau Rp 3,2 juta.
Disinggung akan menolak warga OI yang berobat melalui program Jamsoskes. Dia mengaku, jangan sampai terjadi karena akan menyulitkan masyarakat.  ”Kita tak akan menolak pasien seperti rumah Sakit lain,’’ ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OI, H Kosasi SKM ketika dikonfirmasi membenarkan, Jamsoskes OI menunggak. ‘’Namun tahun ini, sudah dianggarkan dan siap untuk dibayar kita bayar,’’ujarnya. (cr04)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses