Proyek Hotel Ibis Dinilai Merusak Lingkungan

Proyek Hotel Ibis Dinilai Merusak Lingkungan
Posted by:

PALEMBANG – Proyek pembangunan Hotel Ibis di kawasan Jalan Letkol Iskandar depan Hotel Wisata, dinilai menyalahi aturan. Pasalnya, akibat pembangunan hotel tersebut membuat jalan retak dan menyempitkan badan jalan.
Selain itu, akibat pembangunan hotel tersebut, di lingkungan sekitar terkena dampak seperti pagar terancam roboh karena kondisinya mengalami retak-retak. Itu diakibatkan pengerukan serta penanaman besi bawah tanah yang melebar.

Kondisi itu juga menimbulkan penyumbatan saluran drainase sekitar akibat material yang memenuhi saluran akibatnya aliran di selokan terganggu. Hasil dari pemantauan komisi II saat sidak itu, membuat Ketua Komisi II DPRD Palembang, Chandra Darmawan menyayangkan adanya pembangunan yang tidak memperhatikan lingkungan tersebut.
“Kalau kita lihat, lahan kawasan pembangunan tidak begitu luas namun dipaksakan dibangun hotel. Kita meninjau pembangunan hotel Ibis ini karena menerima keluhan masyarakat sekitar lantaran dampak negatif dari pembangunan hotel,” ungkap Chandra, disela-sela sidak, Senin (3/4/2017).

Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Palembang melanjutkan hasil dari sidak itu, pihaknya mengancam akan menyetop pembangunan jika kondisi akibat pembangunan itu masih terjadi. “Dalam ini, kita memberi batas waktu hingga 3 hari. Jika tidak ada tindakan untuk perbaikan sesuai dengan aturan dan Perda, maka proyek pembangunan hotel Ibis ini akan kita stop tanpa klarifikasi,” tegas Chandra.

Tak hanya itu kata Chandra, persoalan lainnya saat ditanya dimana kantor manajemen, pihak manajemen Hotel Ibis enggan memberitahukan dan alasannya tidak ada kantor tetap. “Ini makin aneh lagi. Kalau begitu, pembangunan hotel ini benar-benar menyalahi aturan. Artinya pembangunan hotel malah menyengsarakan dan menyusahkan masyarakat,” ujarnya.

Sementara Anggota Komisi II lainnya, Hardi mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya pembangunan di Palembang namun harus harus sesuai aturan yang berlaku. “Kalau kita lihat yang terjadi dengan adanya pembangunan Hotel Ibis ini, saya lihat malah menimbulkan keresahan di masyarakat,” tandasnya.
Buktinya kata lanjut politisi Partai NasDem ini banyak fasilitas umum yang rusak padahal semua fasilitas sangat berhubungan dengan masyarakat banyak. “Kita telah melakukan pembicaraan dan sesuai dengan koordinasi dari ketua komisi II, maka pihak manajemen hotel Ibis akan kita panggil dalam waktu dekat untuk meminta pertanggungjawaban,” warning Hardi.

Sementara itu, Pengawas pembangunan Hotel Ibis, Renaldi, saat ingin dikonfirmasi wartawan enggan berkomentar. “Maaf saya tidak bisa berkomentar,” singkatnya sambil berlalu. Dari pantauan dan informasi di lokasi, Hotel Ibis akan dibangun dalam 12 lantai dengan rencana 168 kamar. (rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses