PTBA Bagi Dividen Rp 601,86 Miliar

PTBA Bagi Dividen Rp 601,86 Miliar
Dirut PTBA, Arviyan Arifin didampingi Sekper, Adib Ubaidillah saat memberikan keterangan pers hasil RUPST, di Grand Ballroom Hotel Hyatt, Kamis (20/4). foto Robby Palembang Pos
Posted by:

JAKARTA – PT Bukit Asam (Persero) Tbk membagikan dividen tunai sebesar Rp 601,86 miliar atau Rp 285,50 persaham untuk tahun buku 2016. Jumlah deviden tunai yang dibagikan itu merupakan 30 persen dari total laba bersih perseroan tahun buku 2016 sebesar Rp 2,01 triliun.Itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut), Arviyan Arifin, saat pers conference hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PTBA di Grand Ballroom Hotel Grand Hyatt, Kamis (20/4).

“Besaran dividen persaham tahun buku 2016 merupakan 98,54 persen dibanding dividen persaham tahun buku sebelumnya sebesar Rp 289,73. Sedangkan perolehan laba bersih tahun buku 2016 relatif sama dibanding perolehan laba bersih tahun 2015 sebesar Rp 2,04 triliun,” ujar Arviyan.Berdasarkan laporam lembaga kajian keuangan independen bloomberg edisi 2017 lanjut Arviyan, angka itu merupakan NPM tertinggi di antara seluruh perusahaan tambang batubara nasional. Terkait itu kata Arviyan, kinerja operasional dan keuangan PTBA hampir keseluruhan mengalami kenaikan.

“Seperti volume penjualan PTBA Tahun Buku 2016 tercatat naik 9 persen dengan komposisi penjualan domestik sebesar 12,27 juta ton yang sebagian besarnya merupakan pasokan untuk sejumlah PLTU milik PLN dalam bentuk kontrak jangka panjang. Sedangkan ekspor tercatat 8,49 juta ton atau 41 persen dari total penjualan PTBA,” ucapnya.Dari penjualan ini sambungnya, PT BA berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp14,06 triliun atau naik 2 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp13,85 triliun dan realisasi produksi dan pembelian 2016 sebesar 20,82 juta ton.

Untuk angkutan batubara oleh PT KAI dari lokasi tambang menuju pelabuhan kata Dia, pengiriman tercatat sebesar 17,72 juta ton. Terkait penjualan untuk 2017, dikatakan Arviyan, sebesar 27,29 juta ton dengan komposisi 15,93 juta ton untuk memenuhi permintaan domestik setara dengan 58 persen dari total target penjualan.Sementara rencana ekspor lanjutnya, sebesar 11,36 juta ton setara dengan 42 persen dari total penjualan.”Untuk mendukung angka tersebut, PT BA merencanakan produksi dan pembelian batu bara sebesar 27,09 juta ton.Sedangkan pembelian batu bara oleh anak perusahaan sebesar 3,03 juta ton,”ujar Arviyan.

Seiring dengan itu masih kata dia, PT KAI menyatakan komitmennya untuk mengangkut batu bara PT BA dari lokasi tambang sebesar 21,70 juta ton masing-masing 18 juta ton menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lampung dan 3,7 juta ton menuju Dermaga Kertapati di Palembang.”Selain mengejar ketercapaian target operasional untuk tahun 2017, PT BA tetap pada komitmennya untuk melaksanakan efisiensi secara terus menerus di semua lini dengan memberikan penekanan dalam supply chain sistem mulai dari sistem operasional penambangan dan sistem penanganan batu bara di pelabuhan,” pungkasnya.(rob)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses