Puskesmas Bentuk Pelajar Jumantik

Puskesmas Bentuk Pelajar Jumantik
Posted by:

Banyuasin –

Mencegah serangan nyamuk berbahaya, Dinas Kesehatan Banyuasin membentuk Juru Pemantau Jentik Nyamuk (Jumantik, red), di setiap Puskesmas melibatkan pelajar Sekolah Dasar (SD).
Pelaksanan secara simbolis dilakukan di SD Negeri 8, Kecamatan Rantau Bayur, Jumat (5/01) diresmikan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian.

Pembentukan jumantik tersebut, gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk (Gertak PSN, red). Harapannya, agar jumlah penderita demam berdarah dengue (DBD) bisa ditekan.
Pasalnya, sampai 31 Januari 2016 tercatat 124 kasus. Tapi angka ini belum disebut Kejadian Luar Biasa (KLB), karena belum melewati batas jumlah penderita sebanyak 321 kasus.
Puskemas Pengumbuk melibatkan sejumlah pelajar SD Negeri 8 Rantau Bayur. Penyematan PIN sebagai tanda Jumantik diberikan sendiri Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian.
“Jumantik tersebut, kita harapkan dapat memberikan laporan kepada petugas kesehatan,” tuturnya.

Sementara, dr Masagus Hakim sebagai Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin, sengaja melihatkan siswa SD negeri 8 Rantau Bayur. “Ada 62 jumantik kita ambil dari sekolah. Pelajar ini telah dilatih oleh Puskesmas,” timpalnya.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin, Umar Usman menyambut baik terbentuknya Jumantik melibatkan pelajar. Program ini, sangat bermanfaat untuk sekolah. Sehingga anak sekolah terhindar dari penyakit DBD. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses