Reaksi PNS Dishutbu Lahat Pasca Penahanan Tersangka Kristina

Reaksi PNS Dishutbu Lahat Pasca Penahanan Tersangka Kristina
Posted by:

Tak Kaget, Kristin Sempat Cuti Melahirkan

Sejak kepindahan Kristina (39), dari BPBD ke Dishutbun Kabupaten Lahat, sekitar setahun lalu, PNS tempat tugas baru Kristina mulai mencium dugaan korupsi dilakukan Kristina di tempat tugas lamanya. Walaupun masih samar, PNS dan pejabat dilingkungan Dishutbun, makin bertanya-tanya. Sebab Kristina yang menjabat Kasubag Kepegawaian Dishutbun, belakangan jarang muncul di kantor Dishutbun Lahat.

ARIF HIDAYAT – LAHAT

Pagi Selasa (28/1), Kristina yang biasa disapa Kristin, menjadi buah bibir PNS dilingkungan Dishutbun Lahat. Sebab, pejabat eselon IV itu ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi. Bahkan, Kristin tak bisa lagi ngantor di Dishutbun Lahat, yang terletak di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Bandar Agung, Kota Lahat, lantaran ditahan penyidik Kejati Sumsel.
Dengan begitu, artinya isu berkembang selama ini makin jelas, setelah media cetak memberitakan mantan Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi, Bidang Penanggulangan BPBD Lahat itu sebagai tersangka korupsi dan ditahan penyidik. Dari sebagian PNS Dishutbun malah sempat memprotes berita di Koran, dengan mengatakan kalau Kristin bukan korupsi di Dishutbun, melainkan saat menjabat di BPBD Lahat.
Disambangi Palembang Pos, dua hari lalu, aktifitas Dishutbun tampak sepi. Beberapa PNS keluar masuk komplek kantor yang berada persis di depan SPBU Bandar Agung ini. Beberapa PNS mengaku tidak terkejut dengan penetapan Kristin sebagai tersangka. Sebab mereka sudah mendengar informasi itu sejak Kristin datang ke Dishutbun. “Yang kami kaget, dalam koran diomongke korupsi di Dishutbun. Padahal dugaan korupsi itu di BPBD, waktu Bu Kristin tugas disano,” ujar salah seorang staf di Bidang Perkebunan ini.
Beberapa staf Dishutbun yang enggan disebut namanya mengaku, sejak bertugas di Dishutbun, Kristin memang jarang menampakkan diri di kantor. Sehingga mereka tidak mengetahui bagaimana keseharian Kristin. “Dak lamo dio pindah ke sini (Dishutbun, red) memang dio cuti melahirke, memang dak masuk kantor. Tapi selesai cuti, juga tetap jarang tejingok ngantor,” ujar salah seorang staf di Bidang Kehutanan, yang ruangannya bersebelahan dengan ruang yang ditempati Kristin tersebut.
Sementara Kepala Dishutbun Kabupaten Lahat Ir Sapta Setia Utama MM, melalui Sekretaris Ir Nys Zuairaih Aini, tidak membantah, selama ini bawahannya itu kerap minta izin tidak masuk kantor. Dirinya pun memaklumi, sebab yang bersangkutan tengah berurusan dengan hukum. “Memang, tapi selalu minta izin. Kami juga maklum dengan kondisinya,” katanya.
Menurutnya, Kristin pindah tugas dari BPBD ke Dishutbun terhitung bulan Januari 2013 lalu. Saat masuk di Dishutbun sampai saat ini, Kristin dipercaya menduduki jabatan Kasubag Kepegawaian Dishutbun. “Sekitar satu tahunlah dia pindah tugas kesini. Dugaan korupsi juga bukan terjadi disini, melainkan saat dia bertugas di BPBD Lahat,” tegasnya. (**)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses