Rekrutmen KPPS Lebih Ketat

Rekrutmen KPPS Lebih Ketat
Posted by:

 

 

PAGARALAM –

Rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilihan Umum 2019 dipastikan lebih ketat. Sejumlah syarat harus dipenuhi bila ingin menjadi anggota KPPS.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam, Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Irfan Amd mengatakan rekrutmen KPPS untuk Pemilu 2019 berbeda dari Pilkada 2018. “Lebih ketat,” ucap Irfan, kemarin.

Irfan menyebutkan, untuk dapat menjadi KPPS, seseorang mesti memenuhi sejumlah syarat di antaranya minimal berpendidikan SMA/sederajat. Kemudian seorang calon juga mesti bebas Narkoba dan tidak pernah menjadi anggota KPPS selama dua periode berturut-turut. “Di Pilkada 2018, syarat minimal pendidikan SMA tidak ada. Yang penting ada kemampuan baca tulis saja,” tutur Irfan.

Diakui Irfan, persyaratan-persyaratan tersebut, terutama tidak pernah menjadi anggota KPPS selama dua periode, memang sulit untuk dipenuhi. Katanya, kebanyakan KPPS sudah bekerja selama dua periode. Kendati demikian ia yakin persyaratan ini tak akan membuat jalannya rekrutmen menjadi terganggu.

Irfan menambahkan, sejumlah syarat tersebut tercantum di Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Karenanya, syarat-syarat tersebut tak bisa ditawar-tawar lagi. Dia berharap persyaratan untuk menjadi KPPS ini dapat diketahui secara luas. Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara diharapkan dapat menyebarluaskan syarat ini sejak jauh-jauh hari. “Rekrutmen KPPS masih cukup lama. Jadi kami kira waktu untuk mensosialisasikan persyaratan masih cukup panjang,” jelasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara akan berlangsung pada 17 April 2019 mendatang. Ada dua jenis pemilihan yang digelar yakni Pilpres dan Pileg. (cw08)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses