Residivis Pembobol ATM Ditembak

Residivis Pembobol ATM Ditembak
Tersangka Manan yang dilumpuhkan timah panas usai mencuri pick up dan bobol mesin ATM
Posted by:
PALEMBANG – Usai menikmati uang hasil kejahatan dan sembunyi dari buruan polisi, akhirnya M Saman (48)  dibekuk jajaran Unit IV Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel. Saman diamankan di rumahnya, Desa Tanjung Agung, Dusun 1, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, kemarin.

Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa bertindak refresif karena Saman coba kabur. Sebutir timah panas menembus kaki kiri Saman. Alhasil, residivis ini tumbang ke tanah dan dengan mudah dapat dibekuk.

Berdasar catatan polisi, sedikitnya dua laporan masyarakat yang masuk melibatkan Saman. Laporan pertama dengan korban bernama H Sulaiman Kunadi. Dalam laporannya korban mengaku kehilangan mobil Misubshi L300. Pelapor kedua adalah Azhar Saputra, perkara bobol ATM Bank Mandiri di lapangan Hatta Palembang. Untuk 2 Laporan lagi kasus pidana di Polres Lahat.

Dalam aksinya Saman  bersama Soim (56), warga Desa Tanjung Sejarah, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir,  dan Mahdi (39), warga Jalan Kijang Kedukan, Kecamatan SP Padang, OKI.

Pertama perkara pencurian mobil  H Sulaiman pada Selasa, 10 November 2015, sekitar pukul 03.23 WIB. Saman bersama rekannya Soim dan  Mahdi menggasak mobil pick up L300 nopol BG 9634 NL warna hitam, yang tengah diparkir di halaman rumah korban, Jalan Kopral Daud, Kecamatan Ilir Timur I. Pelaku merusak pintu mobil menggunakan linggis. Mobil curian tersebut  dibawa kabur ke arah Indralaya, Ogan Ilir.

Sedangkan perkara bobol ATM, dilakukan tersangka pada  31 Juni 2014  sekitar pukul 02.00 WIB, bersama 4 orang rekannya. Para pelaku menyasar brankas ATM Bank Mandiri di minimarket Indomaret Lapangan Hata Palembang.

Mesin ATM itu dibongkar paksa pelaku menggunakan linggis dan alat las, kemudian  diangkut pelaku menggunakan mobil Fortuner warna hitam. Atas dua laporan perkara tersebut, petugas kepolisian melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku selagi berada di rumahnya, di Dusun 1, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.

“Yang bobol ATM dapat Rp 10 juta, nah yang curi pick up itu tidak ingat lagi. Aku yang terakhir ketangkap, kalau kawan sudah ditahan sama divonis,” ungkap Saman kepada Palembang Pos.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Bagaskara SIk didampingi Kompol Zainuri SH Kanit IV Subdit 3 Jatanras, mengatakan  Saman merupakan residivis curanmor.

‘’Kami lakukan penangkapan atas perkara bobol ATM. Saat kita amankan di kampungnya, tersangka berusaha kabur, hingga kita tindak tegas,” ungkap Yoga.

Dalam perkara curanmor roda empat, 3  rekan tersangka sudah  divonis. “Untuk perkara bobol ATM sendiri, tersangka  melakukan bersama 4 orang rekannya. Empat orang ini juga telah divonis pengadilan. Atas tindakannya itu kita jerat dengan pasal 363 KUHP Curanmor dan bobol ATM, ancaman di atas 5 tahun” tegas Yoga. (adi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses