Reuni 27 Tahun Alumni 90 SMAN 11 Palembang

Reuni 27 Tahun Alumni 90 SMAN 11 Palembang
para alumni SMAN 11 tahun 90
Posted by:

PALEMBANG – Pada hari Sabtu tanggal 16 Desember 2017 yang lalu telah diadakan reuni ke-27 Alumni 90 SMAN 11 Palembang di Kopitiam Bukit Golf, dengan tema ‘Mengenang masa lalu dan merajut masa depan’. Acara reuni tersebut cukup sukses karena dihadiri lebih dari 70 alumni dari berbagai daerah diluar provinsi Sumatera Selatan.
Diantaranya ada dari kota Makassar, Surabaya, Bandung, Jabodetabek, Riau, Babel dan dari Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Sumsel. Acara ini juga dihadiri oleh 10 guru SMAN 11 termasuk Kepala Sekolah pada pada tahun 90an.
Suasana mulai terasa hening dan haru pada saat Haidan Achmad SH.MH. memimpin doa bersama dan membacakan surat Al Fatihah untuk para guru dan teman-teman Alumni 90 yang telah meninggal dunia. Dalam sambutannya Ketua Panitia Mirson Farizal ST menceritakan mengapa acara reuni ini hanya diadakan khusus untuk alumni 90 saja, tidak untuk seluruh alumni seperti layaknya reuni akbar lainnya. “Selain itu dengan adanya reuni ini dirinya dapat bersilaturahmi dan saling membantu satu sama lain jika ada diantara teman-teman dan guru-guru yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Alasannya karena setiap alumni atau angkatan, masing-masing mempunyai kesan dan kenangan yang berbeda-beda, termasuk guru-guru yang mengajar pada masa itu juga berbeda-beda. “Dalam acara reuni ini, kami ingin lebih lama bertemu, bercerita dan melepas rasa rindu kami kepada guru-guru serta teman-teman satu alumni yang rata-rata sudah 27 tahun tidak berjumpa,” demikian kata Mirson Farizal ST.
Hal senada dikatakan, Pak Asmawi BA, Mantan Kepala Sekolah SMAN 11 Palembang menyampaikan senang sekali rasanya diundang oleh anak-anak didik dalam acara reuni tersebut, karena selama lebih dari 20 tahun pensiun. “Saya jarang sekali bertemu dengan guru-guru yang sama-sama mengajar di SMAN 11 Palembang. Saya juga bangga dengan para anak didik yang telah sukses dalam karir dan pekerjaannya,” katanya.

Ditambahkan, Pak Ali Idrus SH, sebagai wakil dari para guru mengatakan pesan dan kesan, beliau menceritakan bagaimana SMAN 11 mulai berdiri. Saat itu SMAN 11 menumpang di sekolah lain karena belum memiliki gedung sekolah sendiri, gurunya pun baru 2 orang. “Tentu ada suka dan dukanya melaksanakan proses belajar mengajar dengan fasilitas yang serba terbatas. Pada acara tersebut para alumni 90 ini juga memberikan kenang-kenangan berupa plakat dan bingkisan kepada masing-masing guru yang hadir,” katanya.
Pada saat menyanyikan lagu hymne guru, semua peserta berdiri dengan hikmad. Bahkan banyak para alumni 90 dan guru-guru berlinang air mata tidak kuat menahan tangis, semua larut dalam kenangan masa lalu yang sangat mengharukan.
Sementara itu, pesan dan kesan dari Wakil alumni 90 yang disampaikan oleh Irfan Tarmizi SE MM mewakili teman-teman yang hadir menyampaikan rasa bangga dan bahagia bisa bertemu guru-guru tercinta dan teman-teman yang tidak pernah berjumpa selama 27 tahun. “Saya menyampaikan bersama para alumni mengapresiasi atas kerja keras panitia selama berbulan-bulan bekerja tanpa pamrih demi menyukseskan acara ini. Terakhir, Irfan memberikan bantuan berupa buku ‘Metodologi Penelitian Sosial’ kepada guru-guru SMAN 11. Buku tersebut adalah buah karyanya sebagai seorang dosen,” pungkasnya.
Acara ini dimeriahkan juga dengan adanya bantuan door prize, dari sekretaris pelaksana acara reuni Sartika Nisumanti, ST, MT. Acara yang sangat berkesan ini di koordinir juga oleh wakil ketua A Yani Dan bendahara Pasmarni SE Alfarabi ST Acara diakhiri dengan foto bersama dan bersalam-salaman dengan para guru dan sesama alumni 90. (roi/adv)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses