RSU Rabain Stop Layani Caleg

RSU Rabain Stop Layani Caleg
Posted by:

MUARA ENIM,—
Meski saat ini RSUD Dr HM Rabain Muara Enim menyangdang status akreditasi paripurna dan ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan, ternyata pelayanan yang diberikan tidak sebading dengan status yang disandangnya. Terbukti manajemen rumah sakit ini, menyetop atau menghentikan tes psikologi bagi Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang hendak melakukan tes dirumah sakit tersebut.
Padahal sebelumnya rumah sakit daerah yang telah dibiayai dana APBD dan APBN puluhan miliar ini, telah menerima dan melaksanakan tes pesikologi bagi Caleg yang akan bertarung pada Pemilu Legislatif 2019.
Penghentian itu dilakukan, karena rumah sakit tersebut tidak mampu melayani tes psikologi Caleg yang datang dari 8 Kabupaten/Kota di Sumsel dengan jumlah mencapai ratusan bahkan ribuan orang.
Itu disebabkan dokter ahli psikolog yang tersedia dirumah sakit hanya satu orang. Padahal tes tersebut merupakan pendapatan bagi rumah sakit, karena para caleg dikenakan biaya.
“Mulai besok (hari ini-Red) rumah sakit menyetop atau tidak menerima lagi tes prikolog bagi Caleg, kalau tes yang lainnya kita terima seperti tes narkoba dan kesehatan,” tegas Kabag Umum RSU Dr HM Rabain Muara Enim, Oku yang berhasil dikonfirmasi, Selasa (10/7/18).
Oku menjelaskan beberapa alasan pihak rumah sakit terpaksa menyetop tes psikologi Caleg tersebut. Yakni pelaksanaan tes tersebut yang dilakukan tidak terencana secara matang, karena sebelumnya pihaknya tidak mendapatkan surat pemberitahuan dari KPUD selaku penyelenggara Pemilu.
“Sebenarnya kalau pelaksanaan tes itu terencana, kami sanggup melaksanakannya dengan tenaga yang ada. Jika tenaga kami kurang tentunya kami mengambil tenaga bantuan dari luar,” jelas Oku.
Yang terjadi sekarang ini, lanjutnya, RSU Dr HM Rabain Muara Enim belum ada ditunjuk untuk melakukan medical chekup bagi Caleg oleh KPUD. Yang menjadi kendala khususnya tes psikologi, karena dokter tenaga ahlinya Cuma satu orang.
Sedangkan Caleg yang hendak melakukan tes berasal dari 8 Kabupaten/Kota di Sumsel yakni Muara Enim, PALI, Prabumulih, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, OKU dan OKU Timur bahkan ada juga yang datang dari OKI.
“Biaya medical chekup dirumah sakit ini memang sangat murah Cuma Rp 475 ribu/orang, bila dibandingkan dengan rumah sakit lain,” jelasnya. Rata rata Caleg yang melakukan medical chekup ke rumah sakit Rabain mencapai 280 orang.
Sedangkan saat ini rumah sakit telah terikat kontrak dengan perusahaan lain melakukan tes kesehatan penerimaan tenaga kerja. Kemudian ditambah lagi tes kesehatan bagi anak anak sekolah yang hendak melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi diatasnya.
Dengan kondisi ini, lanjutnya, pihak rumah sakit memutuskan mulai besok (hari ini-red) menyetop tes psikologi. “Bagi Caleg yang mau melakukan tes psikologi silakan berkordinasi ke KPUD,” jelasnya.
Menyikapi permasalahan itu, Komisioner KPUD Muara Enim divisi tehnis, Ahyaudin, ketika dikonfirmasi mengatakan, para Caleg bisa melakukan tes psikologi dimana saja asalkan lembaga resmi yang diakui pemerintah. “Seperti untuk tes bebas narkoba, Caleg tidak mesti ke rumah sakit bisa dilakukan di BNN,” jelasnya.
Begitu juga tes psikologi, lanjutnya, para Caleg bisa melakukan di lembaga lain, tidak harus di rumah sakit. Ataupun, lanjutnya, bisa melakukannya di rumah sakit lain, tidak mesti di RSU Dr HM Rabain Muara Enim.
Karena, lanjutnya, berdasarkan ketentuan PKPU RI nomor 20 Tahun 2018, untuk mendapatkan keterangan sehat jasmani dan rohani bisa di Puskesmas ataupun rumah sakit yang memenuhi sarat. “Masalah ini sudah kita sampaikan dan jelaskan kepada masing masing partai politik, sehingga kami tidak perlu lagi tidak memberi surat khusus kepada pihak rumah sakit,” jelasnya. (luk)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses