Rumah Dinas Sekolah akan Dialihfungsikan

Rumah Dinas Sekolah akan Dialihfungsikan
Kepala SDN 143 Palembang memperlihatkan bangunan rumah dinas yang tidak terpakai lagi di halaman sekolahnya. Foto rangga/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Sebanyak 267 Sekolah Dasar (SD) Negeri di kota Palembang, pastinya ada beberapa sekolah yang masih memiliki bangunan rumah dinas sekolah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) kota Palembang akan segera menghapukan, serta mengalihfungsikan rumah dinas di sekolah menjadi bangunan yang sesuai kebutuhan sekolah tersebut.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kabid Perencanaan Pembangunan Sekolah (PPS) Disdikpora kota Palembang H Herman Wijaya mengatakan ke depan tidak ada lagi sekolah-sekolah yang ada rumah dinas di kota, nanti seluruh rumah dinas tersebut akan dihapuskan kemudian akan dialihfungsikan. “Jadi lahan-lahan bangunan yang tidak terpakai akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan sekolah, mungkin saja bisa berupa lokal kelas, Mushollah dan lainnya,” katanya.

Lanjutnya, karena rumah-rumah dinas ini adalah program SD zaman dulu, memang tahun yang dulu banyak rumah kepala sekolah dan guru-guru yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi sekolah, makanya dibuat rumah Dinas sekolah agar membantu aktivitas kegiatan seorang kepala sekolah dan guru. “Sekarang zaman modern, katakanlah kemajuan teknologi dan transportasi yang mudah dijangkau. Oleh karena itu para kepala sekolah dan guru, diharapkan tidak ada lagi sekolah-sekolah yang membangun tempat tinggal atau rumah dinas di sekolah,” jelasnya.

Pihaknya akan secara bertahap melakukan penghapusan ke rumah dinas yang ada di sekolah. “Sebab kalau dilihat sekarangkan para guru khususnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah diangkat, tentu mereka sudah sejahtera, oleh karena itu kita harapkan tidak ada lagi kepala sekolah dan guru yang ada di kota yang tinggal lagi di rumah dinas tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SDN 143 Palembang Abul Hamid Hamid mengatakan saat ini sekolahnya masih memiliki bangunan rumah dinas yang tidak terpakai lagi, apalagi dua bangunan tersebut sudah sangat rusak berat. “Kalau sekarang kita sudah mengajukan proposal ke Disdikpora untuk dijadikan sebuah ruangan perpustakaan dan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Ditambah lagi murid sekarang sudah berjumlah 431 siswa, tentu mereka sangat membutuhkan ruangan seperti tempat kegiatan ruangan perpustakaan dan UKS,” pungkasnya. (roi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses