Ruslan di “Paku”  Polisi 

Ruslan di “Paku”  Polisi 
Posted by:

PALEMBANG – Ruslan (43)warga jalan Bay Salim Batubara Lorong Bendung RT 25 No 33 Kelurahan 9 Ilir Kecamatan Ilir Timur (IT)  II Palembang satu dari empat tersangka pelaku pencurian berhasil diamankan Satreskrim Polresta Palembang unit Pidana Umum (Pidum) dari kediamannya. Jum’at (4/5) sekitar pukul 20.00 WIB. 

Melihat kedatangan petugas, Ruslan (tersangka, Red)  langsung berusaha kabur. Melihat buronannya kabur begitu saja petugas pun melakukan pengejaran, tembakan peringatan keudara tak digubris tersangka dan dengan terpaksa petugas pun mengambil tindakan tegas  dan terarah kearah kaki kanan tersangka sebanyak dua butir, tak ayal membuat tersangka pun jatuh tersungkur. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya petugas pun mengelandang tersangka ke Mapolresta Palembang. 

Tersangka diamankan petugas karena terlibat aksi pencurian yang dilakukan bersama dengan ketiga rekannya berinisial yakni GR, FR dan BO yang maaih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). 

Tersangka berhasil diamankan petugas berkat adanya laporan dari korbannya Shadiq Chalish Abdilah (60) warga jalan Supraba Kelurahan Banjarjati Kabupaten Bogor yang melapor ke pihak kepolisian. Akibat kejadian tersebut korban pun mengalami kerugian dua buah tas yang berisikan satu buah Handphone (HP)  Iphone, uang tunai sebesar Rp. 10 juta, 7000 USD, kemudian tas lainnya berisikan uang tunai 50 juta dan 2000 USD. 

Dari keterangan petugas kepolisian, aksi yang dilakukan kawanan tersangka terjadi pada Rabu (2/5) jam 10 pagi di jalan AKBP Cek Agus tepatnya dilapangan Golf Palembang. Dimana kejadain berawal saat Shadiq (korban, Red)  sedang bermain golf di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

Melihat korban yang sedang asik bermain golf, kawanan pelaku ini pun langsung melancarkan aksinya. ” Ketika jarak 30 meter saya dan Geri langsung mengambil tas yang diletakan di mobil golf Pak,”  ujar bapak dengan tiga orang anak ini.  

Namun nahas,  sambungnya.  Aksinya terpergok oleh korban yang langsung meneriakinya maling. “Kami langsung kabur Pak, sambil membawa tas miliknya kerumah FR,”  ungkapnya. 

Sebelum melakukan aksinya, lanjut Ruslan. Ia terlebih dahulu diberitahu oleh temannya FR. “FR ngomong Pak, ado lokak duet, makanyo kami langsung bergerak,”  ujarnya.  

Ketika ditanya Palembang Pos, bagaimana ia dapat masuk kedalam lapangan golf. Ruslan mengatakan kalau ia merupakan pekerja disana. “Saya disana (Golf)  bekerja sebagai pengabal (pengambil bola golf)  dan sudah bekerja hampir 5 tahun,”  terangnya. 

Diakuinya, kalau gaji yang diterima tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Pendapatan disana hanya 30 ribu Pak sehari, untuk sekali ambil bola upahnya Rp.  3000 Pak,”  ungkapnya.  

Saat ditanya berapa bagian uang yang didapat dari hasil melakukan aksi pencurian, Ruslan mengungkapkan kalau ia belum sama sekali menikmati uang hasil curian tersebut. “Belum sempat menerimanya Pak, karena ketika melakukan aksi langsung menunjuk rumah FR dan uangnya dititipkan kepada BO saya sudah tertangkap duluan,” sesal resedivis yang pernah mendekam di Rutan Pakjo atas kasus Togel tahu  2012 ini. 

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui Kanit Pidum Iptu Tohir in membenarkan kalau pihaknya telah berhasil mengamankan satu dari empat pelaku pencurian.”Ya, pelaku RS ini berhasil kita amankan dikediamannya dan terpaksa diberikan tindakan tegas karena berupa kabur serta melakukan perlawanan saat akan ditangkap, ” ujar Tohirin. 

Dilanjutkan Tohirin, pihaknya masih melakukan pengembangan dan mencari tiga pelaku lagi yang masih buron.” Atas ulahnya tersangka akan kita jerat dengan pasal 363 pencurian dengan pemberatan dengan hukuman diatas 5 tahun pidana, ” tegasnya. (cw06). 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses