Sabu dan Ekstasi Diblender

Sabu dan Ekstasi Diblender
Posted by:

BANYUASIN – “ Good Job” Kata ini tepat untuk mengapresiasi anggota Satuan Narkoba Polres Banyuasin, setelah mengamankan 2 kilogram shabu, kini kembali berhasil mengamankan bandar jaringan Provinsi yang membawa shabu 7 paket ukuran besar.

Pengungkapan kasus jaringan Narkiba ini, di pimpin langsung oleh Kasat Narkoba AKP Liswan Nurhafis SH, mengamankan Barang Bukti (BB) shabu dan exstasi sebanyak 2 paket besar sabu-sabu berat 87,84 gram, 81 gram, 38,71 gram dan extasy 77,60 gram dan juga 5 paket sabu serta 101,6 gram sabu-sabu.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK SH, didampingi Kabag Ops Kompol Harris Batara, mengatakan Barang Bukti Shabu dan Exstasi dimusnakan dengan cara di blander dan di saksiskan langsung oleh BNK, Kajari dan Instansi lainya.

“ Memang setelah berhasil mengungkap jaringan narkoba di wilayah hukum Kabupaten Banyuasin, kemudian BB tersebut dimusnahkan dengan cara di blender. Hal ini bertujuan guna menghilangkan asumsi negatif masyarakat terkait penyitaan barang bukti. Maka itu, barang haram tersebut dimusnahkan secara terbuka,” Kata Kapolres, saat Press rilis di halaman Polres Banyuasin, Kamis (15/) kemarin.

Sambung Kapolres, Bahwa pemusnahaan narkotika tersebut berkat keras dan solidnya tim jajaran Satres Narkoba sabu dan pil extasy yang merupakan hasil penyitaan dari 4 tersangka yaitu MH, JM, RS dan Ab.

“Sebelum dimusnahkan barang bukti tersebut dicek keasliannya oleh Labpor Polda Sumsel dan setelah dimusnahkan dibuang dalam kloset, lalu dibuat dalam berita acara dan ditanda tanggani,”katanya.

Pihaknya juga mengungkapkan 2 kasus narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 101, 6 gram milik tersangka NI (37) warga Biyuku, YI (18) warga Biyuku yang diamankan dirumah satu Desa Taja Mulya Kec Betung, Sabtu (3/2).

Kemudian Satres Narkoba Polres Banyuasin dibantu BNK Banyuasin berhasil menangkap sebanyak 5 Paket Sabu-Sabu dengan tersangka PL warga Talang Jaya Rimba Asam yang merupakan Bandar Narkoba.

“Akibat perbuatan tersebut para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara,” Tandasnya (her)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses