Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Jalintim

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Jalintim
Kondisi mobil Innova Silver dengan BE 8158 MJ yang mengangkut para korban ringsek parah, Selasa (3/7). Foto Heri Palembang Pos
Posted by:

BANYUASIN – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa kembali terjadi. Kali adu kambing antara Innova nomor polisi (nopol) BE 8158 MJ dengan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) bopol BM 7524 JU.

Lakalantas itu terjadi di jalan lintas timur (Jalintim) Km 67 Kampung Sribumi Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Selasa (3/6), sekitar pukul 05 WIB.

Dari 10 penumpang Innova, tujuh orang tewas  dan tiga lainnya kritis. Penyebab kecelakaan maut beruntun tersebut, diduga sopir Innova atas nama Tio mengantuk, hingga kendaraan yang membawa sepuluh orang penumpang tersebut mengambil jalur berlawanan.

Selain itu kondisi jarak sudah dekat, diduga sopir tidak dapat menghindar sehingga menghantam Bus AKAP dan mobil Carry nopol BH 8158 MJ yang dikendarai Muhamad Iron dari arah berlawanan. Sedangkan sopir Bus AKAP belum diketahui identitas, karena melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK SH, melalui Kanitlaka Ipda Jimmy SH mengatakan, ketujuh penumpang tewas yaitu Teo Sulipan (32), Kelvin Rian (5), Navaru Ade Kosta (35), Idova Sukma Dani (30), Karima (5), Farid (32), Fitri Yeni (35).

Di mana ketujuh korban tewas, lanjut Kapolres, masih satu keluarga yakni keluarga besar Tio. Sedangkan tiga orang yang mengalami luka serius merupakan penumpang mobil Carry Nopol BH 8158 MJ yang dikendarai Muhamad Iron.

Para korban luka itu masing-masing Hani Yuliani (30), Huwais Al Qarni (2) dan Fadli Al Faruq (30). “Ketujuh orang meninggal dunia sudah dievakuasi ke Rumah Sakit dan di identifikasi, sedangkan para korban mengalami luka serius hingga kritis dan dirawat di Puskesmas Betung. “Sedangkan sopir Bus AKAP belum diketahui identitas, karena melarikan diri,” jelas dia.

Sambung dia, penyebab lakalantas itu, diduga sopir Innova mengantuk, sehingga dengan kecepatan tinggi mobil warna silver tersebut oleng dan menghantam dua mobil yang berada di depannya.

“Mobil innova sempat hilang kendali oleng dan menghantam bagian depan Bus AKAP dan mobil carry yang berada di depannya,” ucapnya.

Saat ini, Lanjut Kanit, musibah kecelakaan lalu lintas dilokasi tersebut pihaknya telah melakukan olah TKP awal tinggal menunggu penyempurnaan  Repik insiden analisis.

“Kami belum bisa menyimpulkan kronologis kejadian hanya saja pengendapan Bus sampai saat ini masih melarikan diri. Kami juga sudah memeriksa beberapa orang saksi,” tukasnya. (cw04)



Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses