Satu Lagi, WNI Sandera Abu Sayyaf Kabur 


Satu Lagi, WNI Sandera Abu Sayyaf Kabur 

Muhammad Sofyan, ABK Indonesia yang melarikan diri dari militan Abu Sayyaf, tiba di kantor polisi di Jolo, Sulu, Filipina Selatan.
Posted by:

SULSEL – Kementerian Luar Negeri mengundang seluruh keluarga anak buah kapal TB Charles di Sulawesi Selatan untuk bertemu di Makassar. Pertemuan itu dijadwalkan digelar pada Jumat, 19 Agustus, pagi. “Saya dihubungi agar segera ke Makassar. Pihak Kemenlu katanya mau bertemu,” kata Sri Dewi, istri Muhammad Sofyan, kemarin.

Dewi mengatakan, dia dihubungi langsung oleh pihak perusahaan PT Rusianto Bersaudara. Menurut dia, seluruh keluarga sandera dikumpulkan untuk bersilaturahmi. “Saya tidak tahu apa agenda pertemuannya,” ujar Dewi.

Menurut dia, kontak dari pihak perusahaan kapal TB Charles merupakan pertama kalinya sejak insiden penyanderaan itu. Dia mengeluhkan selama ini tidak ada komunikasi, baik dari perusahaan kapal maupun dari pihak pemerintah.

Sofyan dinyatakan bebas dari kelompok Abu Sayyaf. Warga Kabupaten Takalar itu selamat setelah melarikan diri dari para penyandera. Sandera lainnya, Ismail Tiro, juga berhasil kabur. Kakak Ismail, Muhammad Yahya Tiro, mengatakan turut mendapat undangan untuk bertemu pihak Kementerian Luar Negeri.

Satu warga Sulawesi Selatan yang ikut disandera, Muhammad Mabrur Dahri, hingga saat ini belum diketahui nasibnya. Tante Mabrur, Nirwana, kepada Tempo mengatakan cemas dengan kondisi keponakannya itu. “Semoga tidak terjadi apa-apa setelah dua temannya kabur,” ujar Nirwana.


Nirwana membenarkan, mendapat undangan untuk bertemu dengan pihak perusahaan dan perwakilan Kementerian Luar Negeri. Nirwana tengah dalam perjalanan dari Parepare menuju Makassar yang berjarak sekitar 165 kilometer. “Semoga ada kepastian tentang nasib ponakan kami yang masih disandera,” ujar Nirwana.


Sebelumnya, Warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi sandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf kembali dikabarkan berhasil melarikan diri. Ismail, mualim I TB Charles saat ini dinyatakan dalam posisi aman. Sebelumnya, M. Sofyan, WNI yang juga menjadi sandera, telah berhasil kabur dari Abu Sayyaf dan diamankan pihak keamanan Filipina.

“Tadi pihak perusahaan mengabarkan Ismail juga sudah lolos dan diamankan di Filipina,” kata juru bicara keluarga sandera, Kurnia Ginting, Kamis (18/8).


Menurut Kurnia, Sofyan dan Ismail memang bersama-sama melarikan diri dari penyanderaan pada hari yang sama. “Kabarnya, M. Sofyan dan Ismail sama-sama meloloskan diri pada malam yang sama,” kata dia.


Kabar mereka yang berhasil melarikan diri dari penyanderaan itu sudah diketahui keluarga sejak kemarin. Namun baru Sofyan yang sudah dipastikan kabar dan keberadaannya. Sedangkan Ismail baru bisa dipastikan keberadaannya hari ini. “Baru tadi pagi keluarga dikabarkan,” kata dia.


Istri Ismail, Dian Megawati Ahmad, ketika ditemui di Posko Korban Sandera WNI TB Charles, mengaku sudah mendapat kabar dari Kementerian Luar Negeri tentang suaminya. Berdasarkan informasi yang ia peroleh, suaminya kini dalam kondisi aman bersama pihak keamanan Filipina. “Saya dikabarkan tadi malam, Ismail dan Sofyan dibebaskan,” kata Mega. (fir)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses