Saya Kaget Melihat Mayat Itu [Mayat Perempuan Ngapung di Sungai Musi]

Saya Kaget Melihat Mayat Itu [Mayat Perempuan Ngapung di Sungai Musi]
Petugas dibantu warga saat mengevakuasi mayat berjenis kelamin perempuan di Sungai Musi, Kamis (21/7). Foto Agus/Palembang Pos
Posted by:

PALEMBANG – Sesosok mayat tanpa identitas berjenis kelamin perempuan (Mrs X), ditemukan warga mengapung di aliran Sungai Musi, di kawasan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Kamis pagi (21/7).

Saat ditemukan, mayat tersebut masih mengenakan baju berwarna coklat, dan memakai celana jeans berwarna biru. Mayat ini pertama kali ditemukan oleh salah satu warga sekitar yang berprofesi sebagai nelayan bernama Aur (40).

Menurut keterangan Aur, penemuan mayat itu bermula saat dirinya sedang mencari ikan di sungai tersebut. Saat tengah melemparkan jaringnya, Aur melihat benda yang mengapung. Curiga dengan hal itu, Aur lantas langsung mendekatinya.

Namun, betapa terkejutnya dia saat mengetahui jika benda yang dicurigainya tersebut merupakan mayat seorang wanita. “Saya kaget melihat mayat itu. Saya langsung berteriak memanggil warga,” kata Aur saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (21/7).

Warga yang mendengar kabar penemuan mayat itu pun langsung menghubungi pihak kepolisian. “Memang biasa saya mencari ikan di perairan itu. Awalnya tidak menyangka jika itu adalah mayat manusia. Saya juga saat itu langsung menghubungi polisi,” ujarnya.

Tak menunggu waktu lama, aparat Polsekta Kertapati dan tim Identifikasi Polresta Palembang yang mendapatkan laporan, dengan cepat datang ke lokasi, untuk mengevakuasi korban. Dibantu warga, petugas pun mengangkat mayat tersebut dari dalam air, untuk selanjutnya dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palembang BARI guna dilakukan visum.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Diduga korban tewas akibat tenggelam sebelum ditemukan mengapung,” jelas Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/07).

Namun, kata Andi, untuk mengetahui penyebab pasti tewasnya korban, pihak rumah sakit akan melakukan visum. “Kita tidak menemukan identitas yang melekat di tubuh korban. Namun, korban tersebut kita perkirakan berusia 20 tahun. Kita imbau jika ada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, agar segera melapor ke polisi,” pungkasnya. (cw02)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses