Sekarang Buat Paspor Pakai Antrean Online

Sekarang Buat Paspor Pakai Antrean Online
Masyarakat sedang antre pembuatan paspor
Posted by:

PALEMBANG – Untuk mencegah membludaknya dalam pembuatan paspor di setiap kantor yang ada Imigrasi yang ada di seluruh wilayah Indonesia, Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi pun melakukan terobosan yang inovatif, yakni dengan antrean Paspor Online.

Kasubsi Informasi kantor Imigrasi Kelas I Palembang, Luthfy Hari Dwi Jatmiko mengatakan, antrean paspor online ini sudah dijalankan oleh kantor Imigrasi Kelas I Palembang mulai tanggal 4 September 2017 yang lalu.

Diakuinya, hal ini dilakukan sesuai dengan intruksi dari Dirjen Imigrasi. Dengan aplikasi ini, diharapkan dapat mengurangi antrean panjang yang kerap terjadi di kantor Imigrasi di seluruh Indonesia, saat dalam pembuatan paspor.‎

“Ya, kita hanya melayani antrean paspor secara online. Masyarakat bisa mendaftar melalui website resmi di htttps://antrian.imigrasi.go.id/ atau bisa juga download aplikasi yanga ada di play store “Antrian Paspor Online,” katanya saat ditemuin diruang kerjanya.

Sambungnya, pihaknya juga tidak menolak masyarakat apabila sudah datang hendak membuat paspor akan tetapi tidak mendaftar melalui antrian online. “ Kalau masih muda dan rumahnya dekat ya kita suruh daftar dulu secara online. Akan tetapi kalau yang datang adalah seorang ibu-ibu yang kurang paham dengan teknologi, apalagi rumahnya jauh, tetap kita bantu,” terangnya.

Luthfy menjelaskan, ‎dengan adanya aplikasi ini. Masyarakat lebih mudah dalam mengantri untuk membuat paspor, dan dengan aplikasi ini, pemohon bisa memilih sendiri, hari dan waktu kapan hendak membuat paspor.‎ “Waktunya bisa dipilih sendiri. Misalnya hari ini (Rabu,red) pukul 08.00-10.00 WIB. Akan tetapi masyarakat kiranya dapat datang pada waktu yang sudah ditentukannya sendiri,” jelasnya.

Ia pun mengaku, dengan adanya antrean online ini sangat efektif. “ Hasilnya efektif, dapat mengurangi antrian. Mereka juga senang, karena mereka dapat menetukan sendiri waktunya kapan,” ungkapnya.

Meski pun sudah melakukan sosialisasi di sejumlah media massa dan media sosial, lanjutnya. Bukan berarti aplikasi ini dapat berjalan dengan sempurna. Pasalnya, tetap saja masih ada masyarakat yang datang ke kantor Imigrasi untuk membuat paspor tanpa terlebih dahulu mendaftar secara online. “ Dalam satu hari kita hanya melayani 150 pembuatan paspor saja,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, untuk pembuatan paspor pada bulan Juli ada ‎4951 pemohon, Agustus 4997 pemohon, dan September 4003 pemohon. Menurut Luthfy, dari jumlah tersebut, rata-rata masyarakat membuat paspor untuk berangkat umroh. “Kebanyakan yang membuat paspor ini untuk umroh, kalau untuk liburan ada tapi jarang. Untuk biaya sendiri masih sama seperti yang lama Rp 355 ribu,” pungkasnya. (cw06)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses