Sekda : Silahkan Tunggu Fatwa

Sekda : Silahkan Tunggu Fatwa
Posted by:

 

 

 

PRABUMULIH – Disaat Imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) masih menimbulkan pro dan kontra dimasyarakat, Pemerintah Kota (pemkot) Kota Prabumulih tetap menjalankan kampanye program imunisasi MR.

Namun dalam pelaksanaannya, pemerintah tidak memaksakan masyarakat untuk memberikan vaksi kepada anak mereka  yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun untuk ikut program vaksin MR tersebut.

“Bagi bapak ibu yang berkeberatan atau belum mau silahkan (tidak ikut imunisasi) tunggu fatwa,” ujar HM Kowi S Sos dalam acara pencanangan kampanye imunisasi measles rubbela, bertempat di SD Negeri 4 Keluarahan Muara Dua, Rabu (8/8/18).

Kendati demikian, Kowi optimis dalam waktu dekat Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengeluarkan fatwa terkait pelaksanaan vaksin MR bagi masyarakat.

“Dalam waktu singkat ini akan ada fatwa dari MUI, karena terus terang saja kata agama kalau lebih banyak mudaratnya itu yang harus kita tinggalkan. Tapi kalau lebih banyak manfaatnya, saya yakin ini akan kita laksanakan,” ucapnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Prabumulih, dr Hj Rusmini Mkes mengatakan, tercatat sebanyak 61.393 anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun yang menjadi target sasaran imunisasi MR di Kota Prabumulih.

Dari jumlah tersebut, pemerintah menargetkan realisasi MR sebanyak 95 persen. “Yang menjadi sasaran ini kelompok usia yakni 9 bulan sampai 15 tahun,” kata Rusmini.

Dijelaskan Rusmini, rubella merupakan penyakit yang gejalanya tidak begitu dirasakan. Dengan imunisasi inilah, dapat menciptakan kekebalan masyarakat. “Yang kita takutkan menginveksi ibu hamil, karena bisa menyebabkan keguguran dan membuat bayi menjadi cacat,” tandasnya.

Mengenai pro dan kontra vaksin MR, pihaknya tidak memaksakan masyarakat yang belum mau divaksin. “Sembari menunggu fatwa, kami tetap melakukan vaksin terhadap yang sudah bersedia,” tuturnya. (abu) 

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses